Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 6 September 2023 | 03.50 WIB

Bantah Pernyataan Cak Imin, Yenny Wahid Tegaskan Justru Gus Dur yang Dikudeta dari PKB

TOKOH PEREMPUAN: Yenny Wahid, putri Presiden Ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) - Image

TOKOH PEREMPUAN: Yenny Wahid, putri Presiden Ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur)

 
JawaPos.com - Putri Presiden RI keempat Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Yenny Wahid merespons pernyataan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin yang membantah telah berkhianat kepada Gus Dur. Namun, Yenny menegaskan bahwa sang Ayahnya yang justru dikudeta oleh Cak Imin dalam Muktamar PKB di Ancol, Jakarta Utara, pada 2008.
 
"Muktamar Ancol kurang apa terang benderangnya? Di situ Gus Dur diganti, di situ Gus Dur dikudeta. Kok masih klaim menyatakan sebaliknya. Itu jelas sekali dari awal menjadi problem besar bagi kami, karena Gus Dur dilengserkan dari Ketum Dewan Syuro," kata Yenny di kantor PBNU, Salemba, Jakarta, Selasa (5/9).
 
Yenny menjelaskan, proses kudeta yang dilakukan Cak Imin pada Muktamar PKB Ancol bukan terjadi di belakang layar, melainkan di hadapan publik. Menurut Yenny, publik saat ini tidak bisa dibodohi atas klaim Cak Imin tersebut.
 
 
"Ya ini kan terjadi bukan cuma di belakang layar, tapi Muktamar Ancol ini terjadi di depan publik. Jadi apapun terjadi di belakang layar, layar apa? Layar tancap? Jadi klaim seolah terjadi yang berbeda di belakang layar, enggak usah lihat yang di belakang layar, di depan layar saja," tegas Yenny.
 
 
Yenny juga membantah bahwa dirinya yang justru mengkudeta Cak Imin dari PKB. Ia mengungkapkan, saat itu dirinya  bukan siapa-siapa, sehingga hanya bisa menyaksikan sang Ayah dikudeta oleh Cak Imin.
 
"Gus Dur sampai mengeluarkan surat. Jadi saya rasa bukti-bukti formal ya menunjukkan bahwa memang telah terjadi pengkudetaan terhadap Gus Dur. Cak Imin boleh saja mengklaim, tapi sampai menjelang beliau wafat, bapak memang masih berwasiat, 'Cak Imin harus diganti'," cetus Yenny.
 
Sebelumnya, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin membantah anggapan yang menyebut dirinya berkhianat terhadap Gus Dur di internal PKB. Cak Imin mengklaim, narasi itu selalu berkembang setiap lima tahun menjelang pesta demokrasi.
 
"Selalu muncul, setiap pemilu selalu dimunculkan, dibesarkan, tentu musiman lah saya bilang. Tetapi tuduhan saya berkhianat itu sama sekali tidak beralasan," ucap Cak Imin saat wawancara dengan Najwa Shihab, Senin (4/9) malam.
 
Cak Imin tak memungkiri, ada pihak yang menarasikan bahwa dirinya penyebab lengsernya Gus Dur dari PKB. Namun, ia justru mengaku bahwa dirinya yang akan dikudeta dari jabatab Ketua Umum PKB.
 
"Bahkan ada yang bilang saya kudeta, yang benar adalah justru saya dikudeta, dikudeta oleh orang-orang yang kemudian Gus Dur memberhentikan saya," pungkas Cak Imin.
Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore