
Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno saat mendatangi pedagang petai di pasar.
JawaPos.com - Perang gimik politik sedang terjadi antara Jokowi melawan Sandi. Diketahui, dalam dunia markerting, gimmick (gimik - red) adalah salah satu strategi pemasaran suatu produk dengan menggunakan cara-cara yabg tidak biasa agar cepat dikenal.
Itu diungkapkan oleh Pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago, saat menanggapi panasnya pertemupuran kedua pasang peserta pilpres 2019.
"Tempe setipis kartu ATM itu kan gimik politik. Nah, itu dibalas lagi dengan gimik politik oleh Jokowi dengan mendatangi tukang tempe," ujar Pangi, Senin (12/11).
Lebih lanjut, Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting itu menilai, calon presiden nomor urut 01 sepertinya tak ingin gimik yang dimainkan Sandi menguasai opini masyarakat.
Karena itu, Jokowi kembali melakukan hal yang sama dengan mendatangi pedagang tempe di sejumlah pasar. Tujuannya, menunjukkan bahwa tempe yang dijual di pasar-pasar harganya masih normal. Selain itu, ukurannya juga masih tebal dan tak setipis kartu ATM.
"Saya kira dalam politik, menjawab gimik dengan gimik itu hal yang lumrah dan biasa. Apalagi keduanya terkesan sedang berusaha merebut simpati di pasar," ucapnya.
Pangi mengaku tidak heran melihat keduanya terkesan menjadikan pasar sebagai arena 'pertarungan opini'. Karena pasar bukan sekadar tempat jual beli. Pasar kata Pangi, tempat dimana bisa melihat dan merasakan realita yang terjadi di tengah masyarakat belakangan ini.
Itulah sebabnya saat masih menjabat Wali Kota Surakarta dan Gubernur DKI Jakarta, Jokowi mampu merebut simpati masyarakat. Antara lain, karena rajin blusukan ke pasar-pasar.
"Jokowi terkenal karena blusukannya, namun sejak menjadi presiden sudah relatif sedikit melakukan blusukan. Wajar publik melihat Jokowi tak konsisten," ucapnya.
Lebih lanjut Pangi mengatakan, kondisi yang ada coba dimanfaatkan Sandi. Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu rajin blusukan ke pasar untuk membangun citra tak ada jarak dengan rakyat, peduli dan melayani rakyat.
"Keduanya belakangan ini terkesan memang rajin blusukan ke pasar. Tapi saya kira yang dimainkan bukan di pasarnya, namun dampak elektoral apabila kunjungan ke pasar dipancarkan via medsos dan jejaring media sosial lainnya," pungkas Pangi

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
