Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 30 Oktober 2015 | 21.04 WIB

Fadli Zon Tegaskan Gerindra Tak Mau Ada Dana PMN di RAPBN 2016

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon. - Image

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon.

JawaPos.Com - Rapat paripurna DPR untuk mengambil keputusan atas Rancangan Undang-Undang (RUU) RAPBN 2016 yang digelar Jumat (30/10) ini sepertinya bakal alot. Sebab, Fraksi Partai Gerindra masih belum menyetujui RUU itu.



Wakil ketua DPR yang politikus Gerindra, Fadli Zon menyatakan‎, RAPBN 2016 tidak pro-rakyat. Sebab, ada alokasi penyertaan modal negara (PMN) kepada sejumlah BUMN dengan total Rp 39 triliun.



Menurutnya, ‎BUMN seharusnya menghasilkan dana untuk kemakmuran rakyat. Anehnya, justru BUMN meminta uang dari APBN.



"Kalau terus berulang, untuk apa ada BUMN? BUMN harus nyumbang APBN bukan menggerogoti‎," tegasnya.



Karenanya ‎Gerindra meminta agar pasal-pasal tentang PMN dalam RAPBN 2016 dihapus. "Itu akan mempercepat proses‎," imbuhnya.



Hingga sejauh ini, Gerindra masih menolak untuk menyetujui RAPBN  2016. Namun, kata Fadli, pihaknya tak menutup kemungkinan adanya lobi-lobi.



"Kita tentu ingin ada musyawarah mufakat. Tapi itu untuk kebaikan masyarakat. Anggaran harus pro-rakyat," sebutnya.



Dia pun menyarankan agar pemerintah meninjau kembali pandangan-pandangan fraksi yang diberikan semalam. ‎" Masing-masing fraksi punya penilaian. Sah saja mau menerima, menerima dengan catatan, menolak, ini masih proses belum selesai. Kita lihat sampai tuntas‎," tandasnya.



Rapat paripurna yang dimulai sekitar pukul 9.30, akhirnya ditunda. Rapat akan kembali dimulai  pada pukul 15.30 WIB.(dna/JPG)

Editor: Ayatollah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore