
SUSUR SUNGAI: Warga naik perahu wisata Kalimas, Kamis (9/11). Pemkot Surabaya mempersiapkan paket wisata perahu Kalimas reborn untuk suporter.
JawaPos.com – Beragam destinasi wisata disiapkan Pemkot Surabaya untuk menyambut event Piala Dunia U-17. Salah satunya wisata perahu Kalimas reborn. Dinas kebudayaan, pemuda, olahraga, dan pariwisata (disbudporapar) menyiapkan perahu khusus untuk rombongan suporter. Pengunjung pun diperkirakan meningkat signifikan. Terutama pada Sabtu (11/11).
Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pengelolaan Objek Wisata THP Kenjeran Rusdi Ismet mengatakan, memang tidak ada persiapan khusus menyambut gelaran Piala Dunia U-17. Tapi, pemkot sudah berkoordinasi dengan beberapa hotel dan agen travel.
”Untuk menggaet pengunjung, sudah ada paket wisata. Salah satunya wisata perahu Kalimas reborn,” katanya kemarin (9/11).
Hanya, kata Rusdi, sampai saat ini belum ada konfirmasi dari hotel atau agen travel terkait hal tersebut. Meski begitu, pihaknya sudah melakukan beberapa persiapan. ”Untuk para rombongan sudah kami siapkan,” ucapnya.
Rusdi mengatakan, agen travel dan hotel diharapkan reservasi pada H-1. Dengan begitu, bisa dilakukan pengaturan teknis di lapangan. Para suporter juga tidak perlu antre lama. Saat ini ada 10 perahu yang disiapkan.
Semuanya dalam kondisi siap digunakan. ”Kami ingin berikan kenangan yang berbeda bagi para suporter,” terangnya.
Mengenai kuota pengunjung, disbudporapar tidak memberikan batasan. Menurut Rusdi, pengunjung wisata perahu Kalimas reborn nanti diperkirakan lebih dari 1.500 orang. Terutama pada Sabtu (11/11). Jumlah peningkatan tersebut diperkirakan juga terjadi pada Minggu (12/11).
Sementara itu, Ketua Bidang Promosi dan Komunikasi Association of the Indonesian Tours & Travel Agencies (Asita) Jatim Nanik Sutaningtyas mengatakan, event Piala Dunia U-17 mendatangkan wisatawan ke Surabaya.
Hanya, jumlahnya sangat sedikit. ”Dari teman-teman travel belum ada laporan kenaikan yang drastis,” ucapnya kemarin.
Nanik menjelaskan, wisatawan yang datang ke Surabaya murni hanya untuk menonton sepak bola. Tidak untuk berlibur atau menikmati wisata di Surabaya. ”Dampak secara ekonomi yang dirasakan travel sangat minim,” katanya.
Menurut dia, hal tersebut disebabkan event Piala Dunia hanya untuk usia 17 tahun. ”Apalagi sekarang masih tahap penyisihan. Beda lagi masuk final, kunjungan wisatawan domestik ke Surabaya bisa lebih tinggi lagi,” tambahnya. (omy/c19/ai)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
