Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 20 Juli 2026 | 17.06 WIB

Garansi Gelar Luis de la Fuente! Timnas Spanyol Sukses Raih UEFA Nations League 2023, Euro 2024, dan Piala Dunia 2026

Pelatih Timnas Spanyol Luis de la Fuente merayakan gelar Piala Dunia 2026 setelah membawa La Roja mengalahkan Argentina 1-0 di final New York-New Jersey Stadium. (FIFA) - Image

Pelatih Timnas Spanyol Luis de la Fuente merayakan gelar Piala Dunia 2026 setelah membawa La Roja mengalahkan Argentina 1-0 di final New York-New Jersey Stadium. (FIFA)

JawaPos.com - Luis de la Fuente memastikan statusnya sebagai salah satu pelatih tim nasional terbaik dunia setelah membawa Timnas Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026.

La Roja mengalahkan juara bertahan Argentina 1-0 pada final di New York-New Jersey Stadium, Senin (20/7/2026) dini hari WIB, sekaligus melengkapi koleksi trofi internasional sang pelatih yang terus bertambah sejak dipercaya menangani tim senior pada akhir 2022.

Bagaimana Luis de la Fuente Membangun Dinasti Timnas Spanyol?

Keberhasilan menjuarai Piala Dunia 2026 menjadi puncak perjalanan Luis de la Fuente bersama Timnas Spanyol. Gelar itu diraih setelah Spanyol mengalahkan Argentina 1-0 di final melalui pertandingan yang berlangsung ketat hingga babak tambahan.

Trofi tersebut memperpanjang daftar prestasi De la Fuente di level internasional. Setelah dipercaya menangani tim senior pada akhir 2022, dia langsung membawa Spanyol menjuarai UEFA Nations League 2022/2023, kemudian mengangkat trofi Euro 2024, finis sebagai runner-up UEFA Nations League 2025, dan menutupnya dengan gelar Piala Dunia 2026.

Catatan statistiknya juga sangat impresif. Sejak menjadi pelatih kepala Timnas Spanyol, De la Fuente hanya menelan dua kekalahan dari total 49 pertandingan, sebuah rekor yang menunjukkan konsistensi luar biasa di level tertinggi sepak bola internasional.

Mengapa Karir Klub De la Fuente Justru Tidak Mentereng?

Menariknya, kesuksesan De la Fuente bersama tim nasional tidak dibangun dari reputasi besar sebagai pelatih klub elite. Sebelum dikenal sebagai arsitek La Roja, dia justru pernah mengalami kegagalan saat melatih di level klub.

Salah satu momen paling berat dalam kariernya terjadi ketika dia dipecat setelah hanya memimpin Deportivo Alaves selama 11 pertandingan di kompetisi divisi ketiga Spanyol. Rekam jejak tersebut jauh dari gambaran pelatih elite yang biasanya datang ke tim nasional dengan sederet prestasi di level klub.

Namun, kegagalan itu tidak menghentikan langkahnya. De la Fuente memilih fokus membangun karir bersama federasi sepak bola Spanyol dengan menangani berbagai kelompok usia sejak 2013. Keputusan tersebut menjadi titik balik yang mengubah karirnya.

Dia membangun fondasi permainan dan mengenal karakter para pemain muda Spanyol jauh sebelum mereka menembus tim senior.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore