
Kapten timnas Argentina Lionel Messi gagal bawa timnya menjuarai Piala Dunia 2026. (Instagram @leomessi)
JawaPos.com - Timnas Argentina mencatat sejarah buruk di ajang Piala Dunia. Skuad La Albiceleste julukan Timnas Argentina menjadi tim pertama dalam sejarah yang gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran di partai final Piala Dunia 2026.
Argentina mencatat rekor buruk itu setelah menelan kekalahan 0-1 dari timnas Spanyol di Stadion MetLife, Amerika Serikat, Senin (20/7) dini hari WIB. Pertandingan final piala dunia itu berjalan sengit karena mencapai babak tambahan waktu setelah bermain imbang 0-0 selama 90 menit.
Pertahanan solid Argentina pun akhirnya runtuh setelah bermain 10 pemain akibat kartu merah Enzo Fernandez pada menit 90+3. Timnas Spanyol berhasil menggetarkan jaring gawang La Albiceleste pada menit ke-106 lewat sontekan Ferran Torres setelah memanfaatkan umpan dari Nico Williams.
Argentina tidak hanya gagal mempertahankan gelar juara saja, melainkan mencatatkan statistik buruk dalam pertandingan final tersebut. Selama 120 menit jalannya pertandingan, Lionel Messi dan kawan-kawan tak mampu melepaskan satu pun tembakan yang mengarah ke gawang.
Padahal, Argentina dikenal sebagai salah satu tim yang paling tajam di Piala Dunia 2026. Dalam perjalanannya menuju final, La Albiceleste sukses menggolontorkan 19 gol, delapan di antaranya dicetak oleh Messi.
Namun Messi cs tak berkutik di hadapan Spanyol. Argentina kesulitan untuk menciptakan peluang-peluang berbahaya. Statistik mencatat, La Albiceleste hanya mampu melesakkan tiga tembakan yang tak mengarah ke gawang.
Statistik buruk ini menjadikan Argentina masuk dalam buku catatan sejarah. La Albiceleste menjadi satu-satunya tim yang tak mampu mencatatkan tembakan ke gawang dalam pertandingan final Piala Dunia.
Melempemnya Argentina dalam laga tersebut tak luput karena penampilan Spanyol yang sangat disiplin. Sejak awal peluit awal dibunyikan, organisasi permainan dan struktur pertahanan tim berjuluk La Furia Roja itu membuat Messi dkk kesulitan mengembangkan permainan.
Formasi bertahan Spanyol yang rapat membuat sang juara bertahan tak memiliki ruang untuk bergerak di antara lini. Secara bersamaan, para pemain La Furia Roja juga terus menekan habis-habisan sehingga memaksa Argentina kerap salah oper.

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Menlu Iran Ungkap Dugaan Kebocoran Intelijen di Jantung Kekuasaan, Serangan yang Tewaskan Khamenei Dinilai Sudah Diketahui Musuh
Hotman Paris Sampaikan Permintaan Maaf usai Diduga Hina Wartawan "Lu punya otak enggak sih?"
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Polisi Periksa Saksi dan CCTV, Ungkap Dugaan Penculikan Atlet Golf Putri Indonesia Jesslyn Wijaya
