Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 29 Juni 2026 | 14.13 WIB

Richard Rios Jadi Cadangan di Piala Dunia 2026, Bintang Benfica Belum Mampu Menembus Tim Inti Kolombia

Skuad timnas Kolombia di piala dunia 2026. Richard Rios, gelandang berbelum mampu menembus skuad utama. (FIFA) - Image

Skuad timnas Kolombia di piala dunia 2026. Richard Rios, gelandang berbelum mampu menembus skuad utama. (FIFA)

JawaPos.com - Timnas Kolombia memastikan tempat di babak gugur Piala Dunia 2026 setelah keluar sebagai juara Grup K. Hasil tersebut menjadi bukti konsistensi Los Cafeteros sebagai salah satu tim yang patut diperhitungkan di turnamen ini.

Namun di balik keberhasilan timnas Kolombia tersebut, ada satu nama yang justru menjadi sorotan karena minim kesempatan bermain, yakni Richard Rios. Gelandang berusia 26 tahun itu datang ke Piala Dunia dengan ekspektasi tinggi. Namanya mulai mencuri perhatian saat tampil impresif di Copa America 2024.

Meski gagal membawa timnas Kolombia menjadi juara usai kalah tipis 0-1 dari Argentina di partai final, performa Richard Rios sepanjang turnamen menuai banyak pujian. Dia dikenal sebagai gelandang bertahan dengan determinasi tinggi, kuat dalam duel fisik, agresif saat melakukan pressing, serta memiliki kemampuan membaca permainan melalui tekel dan intersep yang efektif.

Penampilan tersebut membuat nilainya melonjak dan menarik perhatian sejumlah klub Eropa. Setelah sempat dikaitkan dengan AS Roma, Rios akhirnya melanjutkan karier di Benfica usai meninggalkan Palmeiras.

Kepindahan itu terbukti menjadi langkah yang tepat karena dia langsung mendapat kepercayaan sebagai salah satu pemain penting di lini tengah klub Portugal tersebut. Sepanjang musim 2025/2026, Rios tampil dalam 40 pertandingan bersama Benfica dengan catatan delapan gol dan enam assist.

Statistik itu cukup impresif untuk seorang gelandang bertahan dan membuat banyak pihak memperkirakan dirinya bakal menjadi pilihan utama Kolombia di Piala Dunia 2026. Namun kenyataannya justru berbeda. Hingga fase grup berakhir, Richard Rios belum sekalipun dipercaya tampil sebagai starter.

Dia hanya mencatatkan total 53 menit bermain dari tiga pertandingan yang dijalani Kolombia.
Situasi ini tentu memunculkan tanda tanya besar. Sulit mengabaikan fakta bahwa pemain yang tampil konsisten di level klub justru kesulitan mendapatkan tempat di tim nasional. Belum diketahui secara pasti alasan di balik keputusan tersebut.

Kemungkinan terbesar adalah pertimbangan taktik dari tim pelatih yang memilih komposisi lini tengah berbeda sesuai kebutuhan pertandingan. Di sisi lain, tidak menutup kemungkinan Rios memang belum mampu menunjukkan performa terbaiknya selama sesi latihan atau kalah bersaing dengan pemain lain yang dianggap lebih sesuai.

Meski begitu, perjalanan Kolombia di Piala Dunia 2026 masih berlanjut. Babak gugur bisa menjadi kesempatan bagi Richard Rios untuk membalikkan keadaan. Jika mendapat kepercayaan bermain dan mampu menjawabnya dengan penampilan terbaik, bukan tidak mungkin ia kembali menjadi sosok penting bagi Los Cafeteros di sisa turnamen.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore