Boston Stadium (Gillette Stadium) di Foxborough, Massachusetts, tampil dengan wajah baru setelah renovasi besar menjelang Piala Dunia 2026. (Dok. FIFA)
JawaPos.com — Boston Stadium atau Gillette Stadium di Foxborough, Massachusetts, akan menjadi salah satu venue utama Piala Dunia 2026 dengan menggelar tujuh pertandingan. Stadion berkapasitas 63.815 penonton itu tampil dengan wajah baru setelah renovasi besar senilai USD 250 juta atau sekitar Rp 4 triliun, sekaligus memperkuat statusnya sebagai salah satu stadion sepak bola paling bersejarah di Amerika Serikat.
Boston Stadium merupakan kandang klub NFL New England Patriots dan tim Major League Soccer (MLS) New England Revolution.
Stadion terbuka dengan lapangan rumput sementara ini berjarak sekitar 32 kilometer di barat daya Kota Boston, tepatnya di kawasan Foxborough.
Dibuka pada 2002, stadion ini akan menjadi tuan rumah tujuh pertandingan Piala Dunia 2026.
FIFA mencatat kapasitas venue mencapai 63.815 kursi, menjadikannya salah satu stadion penting dalam penyelenggaraan turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut.
Suhu rata-rata harian pada Juni berkisar 26 derajat Celsius. Kondisi itu dinilai cukup ideal untuk pertandingan sepak bola dibanding sejumlah kota tuan rumah lain yang berpotensi mengalami cuaca lebih panas.
Keberadaan stadion ini juga melanjutkan tradisi panjang kawasan Foxborough sebagai lokasi penyelenggaraan ajang sepak bola internasional.
Sebelum Gillette Stadium berdiri, lokasi yang sama ditempati Foxboro Stadium yang menjadi venue enam pertandingan Piala Dunia 1994.
Menjelang Piala Dunia 2026, Boston Stadium menjalani proyek renovasi besar yang selesai pada 2023. Nilai investasinya mencapai USD 250 juta atau sekitar Rp4 triliun.
Salah satu perubahan paling mencolok adalah hadirnya papan video stadion definisi tinggi terbesar di ruang terbuka Amerika Serikat. Layar raksasa tersebut memiliki luas sekitar 22.000 kaki persegi dan menjadi pusat perhatian di dalam stadion.
Renovasi juga menghadirkan area perhotelan dan ruang acara tertutup kaca seluas 50.000 kaki persegi. Fasilitas tersebut dirancang untuk meningkatkan pengalaman penonton sekaligus mendukung berbagai kegiatan non-olahraga.
Tidak hanya itu, seluruh area concourse kini terhubung secara menyeluruh melalui konsep konektivitas 360 derajat. Penonton dapat bergerak lebih mudah antar-level stadion tanpa hambatan berarti.
Perombakan besar ini menunjukkan keseriusan pengelola dalam menyambut Piala Dunia 2026. Modernisasi fasilitas menjadi salah satu faktor yang membuat stadion tetap kompetitif meski usianya sudah lebih dari dua dekade.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
