Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 26 Mei 2026 | 12.15 WIB

Duet Lisandro Martinez dan Cristian Romero, Kombinasi Ideal Lini Belakang Timnas Argentina di Piala Dunia 2026

Duet Lisandro Martinez dan Cristian Romero disebut sebagai kombinasi terbaik di lini belakang timnas Argentina. (Istimewa) - Image

Duet Lisandro Martinez dan Cristian Romero disebut sebagai kombinasi terbaik di lini belakang timnas Argentina. (Istimewa)

JawaPos.com – Pemain timnas Argentina Lisandro Martinez tidak selalu mendapat sorotan sebesar bek tengah lain di sepak bola modern. Posturnya yang tidak terlalu tinggi bahkan sempat membuat banyak pelatih meragukan kemampuannya sebagai pemain bertahan.

Namun di balik keraguan itu, Lisandro Martinez yang akrab disapa Licha tersebut justru menjadi salah satu sosok penting dalam pertahanan Timnas Argentina di piala dunia. Dalam beberapa pertandingan besar Argentina, kehadiran Licha terbukti membuat lini belakang Albiceleste tampil lebih tenang dan solid.

Terlebih saat Lisandro Martinez dimainkan bersama Cristian Romero atau yang lebih dikenal dengan nama Cuti Romero. Duet keduanya dinilai lebih seimbang dibanding kombinasi Romero dengan Nicolas Otamendi. Salah satu alasan utamanya adalah chemistry yang sudah terbangun lama sebelum piala dunia.

Licha dan Cuti sudah saling mengenal sejak bermain di level junior sebelum akhirnya sama-sama menjadi bagian penting skuad senior Argentina. Kedekatan tersebut membuat komunikasi mereka di lapangan terlihat lebih natural. Keduanya paham kapan harus menjaga garis pertahanan, melakukan pressing, atau menutup ruang lawan.

Tak heran jika banyak pendukung Argentina menilai duet ini sebagai kombinasi paling ideal di jantung pertahanan. Menariknya lagi, statistik juga memperlihatkan pengaruh besar duet tersebut. Saat Licha dan Romero tampil bersama, pertahanan Argentina terlihat jauh lebih rapat dan sulit ditembus lawan.

Kehadiran mereka di depan Emiliano Martinez memberikan rasa aman tambahan bagi lini belakang Albiceleste. Selain faktor chemistry, karakter bermain Lisandro Martinez juga memberi warna berbeda untuk permainan Argentina.

Bek milik Manchester United itu dikenal sebagai ball playing defender yang nyaman menguasai bola dan mampu membangun serangan dari lini belakang. Kemampuan distribusi bolanya menjadi salah satu alasan mengapa pelatih Lionel Scaloni kerap memainkannya ketika Argentina ingin tampil dominan dalam penguasaan bola. Licha memiliki akurasi umpan yang baik, termasuk long passing yang sering membuka ruang serangan dari sisi sayap.

Di sisi lain, Romero tetap menjadi sosok agresif yang kuat dalam duel dan berani memotong serangan lawan. Kombinasi gaya bermain keduanya membuat pertahanan Argentina terasa lebih lengkap.

Kini, perdebatan mengenai siapa duet terbaik di lini belakang Argentina masih terus berlangsung di kalangan penggemar. Namun satu hal yang pasti, kehadiran Lisandro Martinez sudah membuktikan bahwa kualitas seorang bek tidak selalu ditentukan oleh postur tubuh semata.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore