
UKIR SEJARAH: Pelatih Jerman U-17 Christian Wueck mengangkat trofi Piala Dunia U-17 bersama skuad asuhannya setelah mengalahkan Prancis U-17 pada laga final di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (2/12).
JawaPos.com – Sebelum pertandingan tadi malam (2/12), pelatih Prancis U-17 Jean-Luc Vannuchi tidak mau menganggap final kontra Jerman U-17 di Piala Dunia U-17 sebagai laga balas dendam.
Dia ingin skuad asuhannya menikmati pertandingan agar bisa merebut kemenangan.
Tapi, nyatanya, Les Blues memang benar-benar gagal membalas kekalahan di final Euro U-17 atas lawan yang sama.
Di Stadion Manahan, Solo, tadi malam, Jerman U-17 sukses mengawinkan gelar juara Eropa U-17 dengan Piala Dunia U-17. Noah Darvich dkk berhasil mengalahkan Prancis U-17, lagi-lagi melalui babak adu penalti.
Pertandingan harus berlanjut ke babak tos-tosan setelah kedua tim bermain imbang 2-2 selama waktu normal 90 menit. Jerman U-17 lebih dulu unggul melalui gol penalti Paris Brunner menit ke-29 dan Noah Darvich menit ke-51. Prancis membalas melalui Saimon Bouabre menit ke-53 dan Mathis Amougou menit ke-85.
Di babak adu penalti, di antara enam penenang Prancis U-17, tiga gagal menjalankan tugasnya. Sedangkan di tim Jerman U-17, hanya dua penendang yang tidak berhasil menceploskan bola ke gawang. Jerman U-17 unggul dengan skor 4-3.
Pelatih Jerman U-17 Christian Wueck mengakui pengalaman adu penalti di final Piala Eropa U-17 menjadi hal yang penting. ”Ini pengalaman emosional, ada banyak pikiran. Saya hanya ingin memastikan bahwa pemain tahu mereka berhak dan layak menang dalam adu penalti,” katanya seusai laga.
Dengan hasil tersebut, Jerman U-17 tidak hanya mengulangi kemenangan atas Prancis U-17 di final Piala Eropa U-17 awal tahun lalu. Mereka mencatat sejarah dengan untuk kali pertama merebut gelar juara Piala Dunia U-17. Selain itu, Jerman U-17 menjadi jadi tim Eropa pertama yang berhasil mengawinkan Piala Eropa U-17 dengan Piala Dunia U-17. (rid/fal)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
