
Kegiatan belajar mengajar di Lombok dilakukan secara darurat dengan memanfaatkan tenda.
JawaPos.com - Gempa di Lombok menyisakan berbagai persoalan. Mulai dari kerusakan infrastruktur, tempat tinggal, logistik, maupun air bersih. Di sektor pendidikan, selain gedung sekolahnya ambruk, para siswa pun kehilangan seragam. Umumnya disebabkan tertimbun.
Meski begitu kegiatan belajar-mengajar (KBM) tetap dilangsungkan, meski dalam kondisi serbadarurat. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pun menyadari itu. Sistem KBM di sana jelas tak bisa dipaksakan.
"Ujian juga menyesuaikan dengan materi yang diajarkan dan bersifat fleksibel," ujar Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Hamid Muhammad di Jakarta kemarin (28/8).
Hamid pun telah beberapa kali datang ke Lombok. Saat ini sebanyak 22 ruang kelas berbentuk tenda telah terpasang di Lombok Utara dan Lombok Timur.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendikbud Didik Suhardi menjelaskan, pembangunan ruang kelas sementara sudah berjalan pada pertengahan Agustus lalu. Sedangkan pembangunan gedung akan dimulai pada saat masa recovery.
"Penanganan masa recovery akan melibatkan banyak sektor yang terkait," ujarnya.
Menurut data Kemendikbud, rata-rata siswa yang mengungsi telah kehilangan seragam sekolah. Misalnya, karena rumahnya runtuh. "Kemendikbud pun berencana memberikan bantuan seragam untuk siswa SD, SMP, hingga SMA/SMK," ujarnya.
Sedangkan untuk mendatangkan guru dari luar Lombok, masih belum menjadi opsi. Didik juga menyampaikan bahwa Kemendikbud menyiapkan beasiswa berupa bantuan pendidikan melalui Program Indonesia Pintar (PIP) khusus bencana. Untuk siswa yang orang tuanya meninggal, Kemendikbud juga menyiapkan beasiswa perguruan tinggi.
Sedangkan bagi guru dan tenaga kependidikan, Kemendikbud juga akan menyalurkan tunjangan khusus dan dana bantuan konseling.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Ekuador vs Jerman di Piala Dunia 2026: Der Panzer Kejar Rekor Sempurna di Fase Grup
