Ilustrasi ramadhan. (Freepik)
JawaPos.com - Kabar gembira bagi para siswa jenjang pendidikan dasar dan menengah. Pemerintah menetapkan siswa-siswi mendapat libur di awal Ramadhan tahun ini, yang dibahasakan sebagai belajar secara mandiri.
Libur awal Ramadhan itu tertuang dalam surat edaran bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Menteri Agama, dan Menteri Dalam Negeri nomor 5 tahun 2026, 2 tahun 2026, dan 400.1/857/sj tentang pembelajaran di bulan ramadahan tahun 1447 hijriah/2026 masehi.
Dalam surat yang diteken pada Jumat (13/2) pekan lalu itu, kegiatan pembelajaran bagi murid di sekolah/madrasah/satuan pendidikan anak usia dini/satuan pendidikan keagamaan pada tanggal 18, 19, 20, dan 21 Februari 2026 dilaksanakan secara mandiri.
Kegiatan pembelajaran ini dapat dilakukan baik di lingkungan keluarga, tempat ibadah, dan masyarakat sesuai penugasan dari sekolah/madrasah/satuan pendidikan anak usia dini/satuan pendidikan keagamaan.
“Kegiatan pembelajaran secara mandiri selama bulan Ramadan diharapkan tidak membebani murid dengan Pekerjaan Rumah (PR) atau proyek yang berlebihan. Terutama yang menuntut biaya tambahan besar atau kewajiban penggunaan gawai dan internet secara intensif,” ujar Mendikdasmen Abdul Mu’ti, dikutip dari SE tersebut pada Senin (16/2).
Apabila satuan pendidikan memberikan tugas pada siswamaka diharapkan penugasan tersebut sederhana, menyenangkan, dapat dikerjakan bersama keluarga, serta tidak menimbulkan beban finansial bagi orang tua.
Luaran yang diberikan dapat dalam bentuk jurnal atau buku saku Ramadhan dengan tetap mengurangi penggunaan internet.
“Kegiatan pembelajaran di satuan pendidikan akan dimulai kembali pada Senin, 23 Februari 2026 sampai Sabtu, 14 Maret 2026,” ungkapnya.
Selain kegiatan pembelajaran akademik, satuan pendidikan diharapkan melaksanakan kegiatan yang bermanfaat untuk meningkatkan iman dan takwa, akhlak mulia, kepemimpinan, dan kegiatan sosial yang membentuk karakter mulia dan kepribadian utama.
Adapun sejumlah pembelajaran yang disarankan antara lain kegiatan tadarus Alquran, pesantren kilat, kajian keislaman, dan kegiatan lainnya.
Lalu untuk siswa yang beragama selain Islam, dianjurkan melaksanakan kegiatan bimbingan rohani dan kegiatan keagamaan sesuai dengan agama dan kepercayaan masing masing.
Tak hanya itu, sekolah juga diminta mengurangi intensitas kegiatan pembelajaran yang berkaitan dengan aktivitas fisik. seperti mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), kepanduan, dan sejenisnya.
Para murid selanjutnya akan diliburkan mulai 16-27 Maret 2026 dalam rangka libur bersama Idul Fitri. Kegiatan pembelajaran di sekolah akan kembali dilaksanakan pada 30 Maret 2026.
“Selama libur Idul Fitri, murid diharapkan melaksanakan silaturahmi dengan keluarga dan masyarakat untuk meningkatkan persaudaraan dan persatuan,” pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Valencia vs Real Betis di Liga Spanyol: Tuan Rumah Kesulitan Menang!
Robot Humanoid Tiongkok Kalahkan Rekor Lari Usain Bolt, Lalu Terbakar
Prediksi Skor Bodo/Glimt vs NEC Nijmegen di Kualifikasi Liga Champions: Tuan Rumah Menang!
Prediksi Skor LASK Linz vs Celtic di Kualifikasi Liga Champions: Kans Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Sabah vs Hapoel Be'er Sheva di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
Prediksi Skor Rapid Vienna vs Hearts: Tuan Rumah Terancam Tumbang di Liga Konferensi Eropa
Prediksi Skor Viking FK vs Dinamo Zagreb: Purgeri Diprediksi Menang Tipis di Norwegia!
Prediksi Skor AEK Athens vs Levski Sofia di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Tuan Rumah Menang!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
