Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 4 Juli 2023 | 21.59 WIB

PPDB SD Dibuka, Masyarakat Diminta Lapor Jika Ada Seleksi Calistung

INPUT: Staf guru SDN Margorejo 1 sedang mengecek daftar murid yang telah melakukan daftar ulang PPDB SD tahun lalu. (Alfian Rizal/Jawa Pos) - Image

INPUT: Staf guru SDN Margorejo 1 sedang mengecek daftar murid yang telah melakukan daftar ulang PPDB SD tahun lalu. (Alfian Rizal/Jawa Pos)

 
 
JawaPos.com- Pekan ini proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang SD dimulai. Masyarakat diminta melapor, jika masih ditemukan ada syarat atau seleksi baca, tulis, dan hitung (Calistung). Kemendikbudristek dengan tegas sudah mengeluarkan larangan penggunaan seleksi atau syarat Calistung untuk masuk SD sederajat. 
 
 
Himbauan supaya masyarakat melapor jika menemukan ada praktik Calistung di PPDB jenjang SD itu, disampaikan Koordinator Nasional Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) Satriwan Salim. "Kami meminta dinas pendidikan, termasuk pengawas sekolah melakukan monitoring berkala," katanya Selasa (4/7). Tujuannya untuk mencegah potensi adanya syarat seleksi Calistung untuk anak-anak TK yang mau masuk SD. 
 
Satriwan mengatakan pengawasan itu penting. Pasalnya meskipun sudah dilarang, pada praktiknya selalu ada sekolah dasar yang menerapkan seleksi Calistung. Dia menegaskan untuk kelas bawah, apalagi kelas 1 SD, belum menekankan kemampuan Calistung. Tetapi lebih pada membangun karakter, interaksi sosial, dan empati. Kemampuan dasar ini jangan sampai dikorbankan dengan ujian Calistung. 
 
Satriwan juga menyoroti adanya sebagian orang tua yang malah memasukkan anaknya ke kursus Calistung. "Supaya bisa masuk SD favorit," menurutnya cara seperti itu justru tidak tepat. Akhirnya semakin banyak anak TK yang sudah dipaksa untuk belajar Calistung. Menurut dia orang tua juga harus ikut bersuara jika menemukan ada ujian atau syarat Calistung di SD negeri atau swasta. 
 
Sementara itu dimulainya tahun ajaran baru, sebaiknya jadi momen orang tua untuk kembali menumbuhkan semangat belajar anak-anaknya. Pesan ini disampaikan oleh Public Relations Manager Faber-Castell International Indonesia Andri Kurniawan. "Menjelang tahun ajaran baru banyak hal yang akan terjadi, dari semangat, kegembiraan dan tentunya riuhnya persiapan dari seluruh warga sekolah," katanya. 
 
Andri mengatakan dengan kolaborasi keluarga dan sekolah, tahun ajaran baru juga bisa jadi media untuk menumbuhkan semangat kreatif para siswa. "Kami ingin mendorong nilai-nilai dengan semangat kreativitas bagian tidak terpisahkan bukan hanya untuk para pelajar, namun juga untuk seluruh warga sekolah, termasuk orang tua," jelasnya. 
 
Dia menambahkan, dengan menjadi kreatif akan menumbuhkan kreativitas. Seperti diketahui, kreativitas merupakan salah satu cara untuk menjadi orang sukses. Tidak hanya itu, dengan nilai kreativitas, siswa dan guru diharapkan dapat memecahkan masalah. Kemudian mengeluarkan ide-ide dan gagasan serta tentunya mengambil menambah semangat dalam proses belajar.
 
Hal ini juga didukung dalam sebuah riset yang dilakukan oleh Partnership for 21st Century Learning. Dalam riset mereka dijelaskan bahwa perkembangan di abad 21, seseorang tidak hanya di tuntut memiliki kemampuan Learning dan Thinking Skill saja. Tetapi juga Life Skill. Andri mengatakan kemampuan Life Skill ini dapat di tumbuhkan melalui meningkatkan kemampuan otak kanan siswa. Produk mereka yang menunjang kreativitas mereka tidak hanya dapat menstimulasi kreativitas tetapi juga aman.
 
 
Dukungan supaya siswa jadi kreatif, tentu tidak hanya menjadi tanggung jawab berasal dari sekolah atau guru. Lebih dari itu, orang tua sebagai lingkungan terdekat siswa juga menjadi bagian tidak terpisahkan dari upaya meningkatkan kreatifitas anak. Andri lantas mengajak orang tua untuk memberikan dukungan kepada anak untuk berkreasi. (*) 
Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore