
Photo
JawaPos.com – Menjadi World Class University (WCU) merupakan visi besar dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Untuk mewujudkan itu, ITS membuka program sarjana pada jalur program kelas internasional atau International Undergraduate Program (IUP) sejak 2019.
Program itu memberikan akses kepada calon mahasiswa baru untuk menjejaki pengalaman internasionalisasi di sejumlah kampus ternama di berbagai belahan dunia. Pengalaman internasionalisasi itu diharapkan dapat membuat para mahasiswanya memiliki daya saing kancah internasional. Kini progrom itu mendapat animo pendaftar kian yang terus meningkat setiap tahunnya.
Kasubdit Admisi Direktorat Pendidikan ITS Unggul Wasiwitono mengungkapkan, kerja sama ITS dengan institusi di luar negeri sudah dimulai sejak lama, bahkan beberapa program studi sudah mencanangkan program joint degree dengan kampus luar. Salah satunya, Departemen Teknik Informatika yang bekerja sama dengan University of Queensland Australia. “Tak hanya itu, ITS juga punya banyak program pertukaran mahasiswa dengan perguruan tinggi di luar negeri,” ujar Unggul Wasiwitono di Surabaya, Minggu (11/7).
Unggul Wasiwitono menerangkan, untuk program joint degree memungkinkan mahasiswa untuk mendapatkan dua gelar sarjana. Yaitu, dari ITS dan dari kampus luar negeri yang sudah bekerja sama.
Menurut Unggul, pengalaman ingternasional sangat diperlukan untuk mencetak SDM unggul di segala bidang guna menghadapi persaingan global. Pengalaman sangat dibutuhkan untuk memberikan pengalaman akademik dan pengetahuan kepada mahasiswa, bahwa di luar negeri seperti apa perkembangan pendidikan ilmu, budaya serta teknologi yang ada di sana.
Untuk itu, ITS berkomitmen membuka program Kelas Internasional ini dengan memberikan akses pada para mahasiswa untuk nantinya dapat memilih salah satu dari beberapa pilihan pengalaman internasional. Adapun kegiatan yang dapat dipilih adalah studi ekskursi, magang di perusahaan internasional atau multinasional, pertukaran mahasiswa, summer course, serta joint degree.
“Bagi dosen internal ITS sendiri, diadakan peningkatan kualifikasi untuk bisa mengajar di kelas internasional dengan adanya program English for Medium Instruction (EMI) yang bekerja sama dengan British Council dan US Embassy melalui program Virtual English Language Fellow (VELF),” terang Unggul.
Memang untuk kegiatan internasionalisasi ini sejatinya menjadi tanggungan kantong pribadi mahasiswa, tetapi tentunya ITS memberikan kemudahan seperti halnya kebijakan pengurangan nominal Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi para mahasiswa Kelas Internasional yang sedang studi di luar. “Ditambah lagi, beberapa kampus mitra ITS sudah mempunyai perjanjian kerja sama untuk menggratiskan biaya kuliah di kampus mitra tersebut,” jelas Unggul.
Hingga saat ini ITS telah membuka program Kelas Internasional untuk 17 program studi, ditambah tiga program studi yang membuka program joint degree. “Pada kedua gelombang pendaftaran di tahun 2021 yang sudah dilaksanakan, program studi yang paling banyak diminati adalah Manajemen Bisnis, Teknik Informatika, dan Teknik Industri,” bebernya.
Sejalan dengan meningkatnya animo pendaftar tersebut, ITS terus memberikan fasilitas terbaik bagi para mahasiswa kelas Internasional dengan terus meningkatkan kerja sama kampus mitra sehingga semakin banyak opsi yang nantinya dapat dipilih mahasiswa untuk berkegiatan dan mendapatkan pengalaman internasional.
“Ditambah dengan adanya ruang kelas khusus dengan standar internasional serta berbagai program yang terafiliasi dengan Direktorat Kemitraan Global (DKG) ITS, seperti halnya Global Competencies Workshop (GCW),” ujar Unggul.
Bagi calon mahasiswa yang mendaftar di Kelas Internasional atau IUP ITS, mereka akan memperoleh banyak keuntungan yang didapat dari program Kelas Internasional. Di antaranya mendapatkan kompetensi global.
Nah, untuk mendapatkan pengalaman global itu kesempatannya belum terlewat. ITS kini membuka pendaftaran gelombang ketiga untuk Kelas Internasional atau IUP hingga 16 Juli 2021. Untuk informasi pilihan program studi yang ada dan persyaratan lengkap dapat diakses melalui situs resmi seleksi masuk ITS di https://smits.its.ac.id/international/ atau calon mahasiswa juga dapat mengakses informasi tersebut di media sosial ITS, seperti di Instagram @its_campus. Cara lain bisa menanyakan langsung melalui direct message kepada admin resmi media sosial ITS.
Sebagai penunjang persyaratan utama pendaftaran yaitu sertifikasi kemampuan Bahasa Inggris yang harus dilengkapi, ITS memberikan informasi mengenai tes sertifikasi di sejumlah lembaga salah satunya bisa tes di UPT Bahasa dan Budaya ITS.
Untuk itu, jangan lewatkan kesempatan untuk bergabung menjadi mahasiswa Kelas Internasional atau IUP ITS. Terutama pada era persaingan global ini yang menuntut mahasiswa untuk lebih siap menghadapi tantangan global. “Dengan mengikuti program internasionalisasi, tidak hanya meningkatkan pengalaman akademik, tetapi juga dapat lebih mengenal budaya di negara yang nantinya akan dikunjungi,” tandas Unggul memastikan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
