Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 7 Oktober 2017 | 01.41 WIB

Kemenangan Spektakuler Indonesia di Singapore Memory Championship 2017

BANGGA: Tim Indonesia berpose bersama setelah acara usai. - Image

BANGGA: Tim Indonesia berpose bersama setelah acara usai.

JawaPos.com - Tim Olimpiade Memory Indonesia berhasil meraih 45 medali yang dipertandingkan pada Singapore Open Memory Championship 2017, Sabtu (30/9) hingga Minggu (1/10) di Singapura. Kontingen Indonesia berjumlah 34 peserta, mulai dari usia anak-anak hingga dewasa datang untuk mengikuti perlombaan.


Indonesia meraih juara pertama dan kedua pada kategori anak. Diantaranya Rania Azzahra, 12, asal SMPN 1 Tolitoli, Sulawesi Tengah dan Aulia Nadia, 11, dari SD Sinar Cendikia Serpong, Tangerang.


Sementara itu, puncak dari kemenangan dipersembahkan peserta Indonesia di kategori remaja dengan menyapu bersih tiga medali. Masing-masing diraih oleh Shafa Annisa, 13, dari SMP Kesatuan Bangsa, Jogjakarta di posisi pertama, diikuti Fakhri Shafly, 17, dari SMAN 26 Jakarta, dan Aisha Nadine, 13, dari SMP Sinar Cendikia Serpong, Tangerang.


Kompetisi daya ingat internasional ini diikuti oleh berbagai negara diatantaranya Indonesia, Tiongkok, Mongolia, Thailand, Malaysia, Filipina, Jepang, dan tuan rumah Singapura.


Serta terbagi ke dalam 4 kategori, yakni kids usia 12 tahun ke bawah, junior usia 13-17 tahun, dewasa 18-59 tahun, dan senior usia lebih dari 59 tahun. Mereka mengadu kemampuan daya ingatnya melawan negara lain dalam 10 jenis cabang, yaitu:


1. 5 menit mengingat wajah dan nama (Names & Faces)
2. ‎3 menit mengingat urutan kata acak (Random Words)
3. ‎4 menit mengingat urutan angka binary acak (Binary Numbers)
4. ‎5 menit mengingat urutan angka acak (Speed Numbers)
5. ‎5 menit mengingat urutan gambar acak (Random Images)
6. ‎6 menit mengingat urutan angka acak (Random Numbers)
7. ‎7 menit mengingat urutan kartu remi (Random Cards)
8. ‎8 menit mengingat tahun dan kejadian (Fictional Dates)
9. ‎Mengingat angka acak yang diucapkan (Spoken Numbers)
10. ‎Mengingat secepat-cepatnya urutan 1 pak kartu remi (Speed Cards)


Kesepuluh cabang yang dipertandingkan tersebut terdiri atas empat kategori umur dimana peserta berlomba meraih medali sebanyak-banyaknya untuk posisi ke-1 hingga ke-3.


Pendiri Indonesia Memory Sports Council Yudi Lesmana, yang dikenal orang dengan ingatan terkuat se-Indonesia itu mendampingi para peserta lomba asal tanah air.


Menurutnya, Kompetisi Daya Ingat yang dibuka Senior Minister of State, Minister of Culture, Community, and Youth, Ms. Sim Ann itu berlangsung meriah dan penuh rekor-rekor ingatan luar biasa, khususnya anak-anak Indonesia.


"Sebanyak 45 medali yang dimenangkan Tim Indonesia dibawah binaan Indonesia Memory Sports Council. Medali diperoleh dari Kategori Junior Names and Faces dimana Indonesia menyapu bersih emas, perak, dan perunggu," ujarnya kepada JawaPos.com, Jumat (6/10).


Peraihnya, adalah Rifda Almira, Hanifah Khalillah, dan Fakhri Shafly. Sedangkan di Kategori Junior Binary Numbers, emas, perak, dan perunggu disapu bersih pula oleh Aisha Nadine, Shafa Annisa, dan Fakhri Shafly dengan skor yang sama yaitu 480 digit.


Berhasil di dua nomor sebelumnya, di Kategori Junior Random Words, lagi-lagi Indonesia menyapu bersih emas, perak, dan perunggu. Masing-masing diraih Fathimah Aiko, Shafa Annisa, dan Rayyan Hanif. Dengan skor di atas 230 poin, Shafa Annisa, Aisha Nadine, dan Amira Tsurayya juga menyapu bersih Kategori Junior Random Images, dengan berturut-turut mendapatkan emas, perak, dan perunggu.


Memasuki tengah hari pertama di Kategori Junior Speed Numbers, Indonesia menghabiskan kembali emas, perak, dan perunggu berkat performa Fakhri Shafly, Aisha Nadine, dan Shafa Annisa yang mampu mengingat lebih dari 200 angka dalam waktu 5 menit.


"Kemenangan pun berlanjut di Kategori Junior Dates, meski tidak meraih perunggu, namun medali emas dan perak berhasil diamankan oleh Fakhri Shafly dan Fathimah Aiko," kata pemegang 14 rekor nasional yang tercatat di International Asociation of Memory itu.


Di Kategori terakhir pada hari pertama, Junior 10 Minutes Cards, Indonesia hampir menyapu bersih posisi 1 hingga 3. Namun Aisha Nadine harus kalah dari peserta Filipina, Enzo Gabriel, dengan terpaut 4 kartu saja. Beruntung, Fakhri Shafly dan Shafa Annisa sukses menggondol emas dan perunggu di cabang ini dengan skor masing-masing 217 kartu dan 208 kartu.

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore