Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 7 Februari 2017 | 23.29 WIB

UNBK Makin Dekat, Dikbud Langsung Bersiap

Prosedur Pelaksanaan UNBK - Image

Prosedur Pelaksanaan UNBK

JawaPos.com – Tahun ini Sidoarjo telah berkomitmen menyelenggarakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) dengan serentak. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sidoarjo pun telah mempersiapkan sekolah dengan matang agar UNBK berjalan lancar.


Kepala Seksi (Kasi) Kurikulum Bidang Pendidikan Menengah Dikbud Sidoarjo Rudi Pujiantoro menyatakan, prosedur operasi standar (POS) UNBK sudah turun. Secara garis besar, aturan pelaksanaan UNBK tidak banyak berubah dari tahun lalu. ’’Kami sudah sosialisasi ke seluruh sekolah,’’ katanya.


Di dalam POS tersebut, lanjut dia, jadwal pelaksanaan UNBK sudah ditetapkan. Untuk jenjang SMK, UNBK digelar pada 3–6 April, SMA (10–13 April), dan SMP/MTs (2–8 Mei). Dikbud masih memiliki sisa waktu 2–3 bulan untuk persiapan. ’’Masih banyak yang harus dipersiapkan. Termasuk melatih proktor-proktor (petugas pengawas, Red),’’ ujarnya.


Rudi menuturkan, rencananya pelatihan proktor tersebut dilakukan pada bulan ini. Ada sekitar 232 proktor yang bakal dilatih sebagai wakil masing-masing peserta UNBK. Diharapkan, proktor yang sudah dilatih tersebut bisa menularkan materi pelatihan kepada teman-teman proktor yang lain.


’’Yang melatih nanti adalah proktor yang sudah berpengalaman tahun lalu dari SMP PGRI 1 Buduran. Pelatihan ini lebih ke teknis,’’ jelasnya.


Saat ini seluruh sekolah penyelenggara UNBK sudah men-download software bernama VHD untuk mengunduh naskah-naskah soal sekaligus untuk simulasi pelaksanaan UNBK pada 27–28 Februari mendatang untuk SMP/MTs. ’’Dilakukan di masing-masing sekolah. Sebab, mereka sudah memiliki password untuk login,’’ ujarnya.


Rudi menuturkan, selain persiapan pelatihan proktor, masing-masing sekolah telah diimbau untuk menyiapkan mental siswa. Salah satunya, mengadakan latihan mandiri di sekolah dengan laptop. ’’Sekolah yang menggabung juga sudah siap,’’ ungkapnya.


Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Dikbud Sidoarjo telah memantapkan diri untuk menyelenggarakan UNBK 100 persen. Total ada 170 lembaga SMP, baik negeri maupun swasta, yang melaksanakan UNBK. Namun, hanya 110 lembaga yang siap menjadi tempat pelaksanaan UNBK. Sebanyak 60 SMP masih harus menggabung ke sekolah lain.


Bukan hanya Dikbud Sidoarjo yang berkomitmen untuk melaksanakan UNBK. Kementerian Agama (Kemenag) Sidoarjo juga membuat kebijakan serupa. Artinya, tahun ini adalah kali pertama seluruh madrasah di Sidoarjo menjadi peserta UNBK.


Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah (Penma) Kemenag Sidoarjo Rohmad Nasruddin menyatakan, tahun lalu belum ada madrasah yang mengikuti UNBK. Sebab, belum ada kesiapan dari sisi fasilitas maupun mental. ’’Tahun ini kami imbau seluruh madrasah untuk ikut UNBK,’’ tegasnya.


Total ada 35 MA dan 62 MTs, baik negeri maupun swasta, yang menjadi peserta UNBK tahun ini. Untuk MA, Kemenag mengikuti kebijakan Dikbud Jawa Timur. Selain itu, Kemenag telah berkoordinasi dengan Kadikbud Sidoarjo tentang pelaksanaan UNBK untuk MTs.


’’Kebijakan Kadikbud Sidoarjo mengharapkan MTs juga ikut UNBK. Kami sudah sosialisasikan dan semua siap,’’ ujarnya.


Pengalaman menjadi peserta UNBK kali pertama tentu membuat setiap madrasah sedikit cemas. Karena itu, Kemenag saat ini melakukan bimbingan teknis (bimtek) kepada para proktor dan teknisi. Namun, mereka masih akan terus melakukan evaluasi dan bimtek lanjutan. ’’Kami melakukannya secara mandiri. Dibantu teman-teman dinas,’’ ujarnya.


Selain melatih proktor dan teknisi, lanjut Rohmad, Kemenag telah menyiapkan fasilitas untuk pelaksanaan UNBK. Misalnya, komputer dan server. Madrasah yang belum memiliki fasilitas juga harus bergabung dengan sekolah lain. ’’Ada yang sudah punya dan tidak. Kadang ada satu yayasan yang memiliki MTs maupun SMA, mereka bisa bergabung,’’ katanya.


Rohmad mengungkapkan, setidaknya ada 10 MA yang menggabung. Sisanya melaksanakan UNBK secara mandiri. Sementara itu, untuk MTs, ada 17 lembaga yang menggabung. ’’Kami insya Allah siap karena sudah menjadi kebijakan. Kami juga sudah melakukan pertemuan kembali untuk menguatkan kesiapan UNBK,’’ ungkapnya.

Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore