
UN online siswa SMA tahun 2016
JawaPos.com - Masa pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) bagi SMA/SMK/MA untuk mendaftarkan siswanya di jalur penerimaan calon mahasiswa Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tinggal sepekan lagi atau tanggal 10 Februari.
Pihak Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) mengimbau seluruh sekolah untuk segera mengisi PDSS secara benar. Wakil Rektor I Bidang Akademik Unsyiah, Hizir mengatakan, pengisian PDSS sudah dimulai sejak 14 Januari 2017 hingga 10 Februari 2017. PDSS wajib diisi oleh semua sekolah SMA/MA/SMK.
Setelah diisi, PDSS harus diverifikasi kembali mulai 15 Januari – 12 Februari 2017. Pengisian PDSS menjadi syarat mutlak bagi sekolah untuk mendaftarkan siswanya di jalur penerimaan calon mahasiswa Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).
“Masa pengisian PDSS hanya tinggal seminggu lagi. Maka manfaatkan waktu sebaik mungkin. Tanpa PDSS maka sekolah tidak bisa mengikutsertakan siswanya untuk masuk PTN melalui jalur SNMPTN,” ujar Hizir seperti dilansir Rakyat Aceh (Jawa Pos Group), Sabtu (4/2).
Menurut Hizir, kuota penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2017 berbeda dari tahun lalu. Tahun ini kuota penerimaan mahasiswa jalur SNMPTN sebanyak 30 persen yang sebelumnya 35 persen. Sedangkan penerimaan calon mahasiswa jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) sebesar 40 persen dan jalur Mandiri 30 persen. “Pendaftaran SNMPTN akan dimulai sejak 21 Februari - 6 Maret 2017,” sebut Dr Hizir.
Dia menjelaskan, bagi siswa dari keluarga kurang mampu dapat mengajukan bantuan biaya pendidikan Bidikmisi melalui situs https://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id/. Biaya pendaftaran SNMPTN sepenuhnya ditanggung pemerintah.
Sekolah yang boleh mendaftar SNMPTN adalah yang berakreditasi A dengan kuota 50 persen. Sedangkan sekolah yang berakreditasi B kuotanya 30 persen, sekolah berakreditasi C sebanyak 10 persen, dan akreditasi lainnya sebanyak 5 persen. “Selain itu, Unsyiah menegaskan agar pihak sekolah tidak merekayasa nilai rapor atau melakukan pencucian rapor. Apabila terbukti memanipulasi nilai rapor maka kelulusan siswanya akan dibatalkan,” tegasnya.
Guna memastikan proses SNMPTN berjalan lancar, tim Humas Unsyiah juga telah melakukan sosialisasi ke daerah-daerah, antara lain Kabupaten Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues, dan Aceh Tenggara pada 29 Januari – 1 Februari 2017.
Kepala Humas Unsyiah, Husni Friady memaparkan, tim Humas Unsyiah yang terlibat dalam panitia SNMPTN sudah melakukan sosialisasi ke wilayah tengah dan tenggara. “Sosialisasi SNMPTN ini mengundang seluruh kepala sekolah (kepsek) dan operator PDSS di wilayah tersebut,” paparnya.
Ditambahkannya, sosialisasi SNMPTN dipusatkan di dua titik, yakni di Takengon dan Gayo Lues. Sosialiasi di Takengon berlangsung di gedung UPTD PPMG Aceh Tengah ditujukan untuk para kepsek dan operator di Aceh Tengah dan Bener Meriah. Sementara sosialisasi untuk wilayah Gayo Lues dan Aceh Tenggara dipusatkan di kampus PDD Gayo Lues Unsyiah. (mag-69/rif/iil/JPG)

Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
