Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 30 April 2025 | 15.44 WIB

Akademi Ayo Menulis, Upaya Penguatan Budaya Literasi di Sekolah Dasar

Diskusi bertajuk "Menulis Tangan untuk Peningkatan Literasi dan Kompetensi" membahas pentingnya keterampilan menulis tangan  siswa sekolah dasar/(Dok. Istimewa). - Image

Diskusi bertajuk "Menulis Tangan untuk Peningkatan Literasi dan Kompetensi" membahas pentingnya keterampilan menulis tangan siswa sekolah dasar/(Dok. Istimewa).

JawaPos.com - Beberapa penelitian ilmiah menunjukkan bahwa keterampilan menulis tangan berkontribusi positif terhadap peningkatan literasi, pemahaman konsep, dan kemampuan analisis siswa. Menulis tangan juga diketahui mengaktifkan area otak yang terkait dengan pembelajaran, memori, dan pemrosesan informasi.

Sinar Dunia (SiDU), sebuah brand kertas Indonesia, meyakini bahwa penguatan keterampilan ini menjadi fondasi penting untuk mendukung Pemerintah dalam mewujudkan generasi emas 2045.

Sebagai bagian dari inisiatif tersebut, SiDU resmi meluncurkan Akademi Ayo Menulis dalam acara di Ruang Graha Utama, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Jakarta.

Akademi Ayo Menulis, dapat diakses melalui www.ayomenulis.id, dirancang sebagai referensi praktis bagi tenaga pendidik untuk mengembangkan keterampilan literasi siswa melalui pembelajaran menulis tangan yang menarik dan efektif.

Situs ini menyediakan enam modul pembelajaran dan lembar kerja siswa, yang seluruhnya dapat diakses secara gratis oleh pendidik di seluruh Indonesia. Diharapkan, platform ini menjadi sarana bagi para pendidik untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas fasilitasi literasi peserta didik.

Widyaprada Ahli Muda Ketua Subtim Kerja Penilaian Direktorat SD Kemendikdasmen, Yohan Rubiyantoro menyampaikan, manfaat menulis tangan riil dan konkret untuk pendidikan lebih lanjut, pekerjaan, dan karier.

"Maka sebagai bagian dari enam program prioritas Kemendikdasmen saat ini sedang didesain bersama bagaimana membudayakan menulis tangan dari level Sekolah Dasar," ujar Yohan dalam sebuah diskusi SiDU, Selasa (22/4).

Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian Bidang SD Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Astin Julaikha menyampaikan, kehilangan kemampuan menulis tangan sudah mendesak sehingga akan segera digiatkan kembali oleh Pemda.

Sementara, Kepala Sekolah Muhammadiyah 1 Nining Sukamah menyampaikan upaya yang sudah dilakukan di sekolah untuk meningkatkan literasi di sekolahnya. Nining mengapresiasi Akademi Ayo Menulis yang sudah melihat peningkatan signifikan setelah anak-anak menggunakan modul-modul yang diberikan. Pesan menarik dari Ibu Nining

"Jika ingin mengenal dunia, membacalah. Jika ingin dikenal dunia, menulislah," pungkasnya.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore