
ILUSTRASI: Ruang Kuliah
JawaPos.com - Laili Dava Sarhasti memang belum pernah mendapat tawaran ferienjob atau kerja paro waktu ke Jerman. Tapi, mencuatnya kasus TPPO dengan korban 1.047 mahasiswa turut membuatnya waswas.
Sebab, mahasiswi Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur itu sejatinya ingin menjajal magang di luar negeri. "Jadi lebih aware sih dan lebih teliti lagi kalau ada program dengan iming-iming luar negeri," kata Laili kepada Jawa Pos di Surabaya kemarin (26/3).
Jawa Pos juga menggali pandangan atau pengalaman mahasiswa berbagai kampus di Surabaya tentang program semacam ferienjob. Tapi, sebagian tak paham tentang program tersebut. Tapi, sebagian yang lain tak berkenan dikutip karena khawatir menyinggung pihak tertentu.
Diva Annas, mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, misalnya, mendengar mengenai ferienjob. "Jadi, saya juga belum bisa bilang apakah tertarik atau tidak karena baru mendengar," ucapnya.
Sejumlah mahasiswa lain mengaku hanya pernah mendengar dan mendapatkan informasi dari kampus untuk magang di beberapa negara Asia Tenggara seperti Thailand dan Malaysia. Muhammad Daffa Dzaky Hidayat, salah seorang mahasiswa Manajemen Pendidikan Unesa, misalnya, menyebut para mahasiswa di jurusannya lebih sering magang di Thailand dan Malaysia.
"Program magang di dua negara tersebut (Malaysia dan Thailand, Red) berjalan sejak dua tahun lalu," jelas mahasiswa angkatan 2021 tersebut.
Daffa mengungkapkan, magang di luar negeri kali pertama dilaksanakan pada mahasiswa angkatan 2019. Selama tiga bulan mahasiswa terpilih tersebut ditempatkan di lembaga sekolah yang sudah bekerja sama dengan jurusan dan fakultas. "Di sana mereka menjadi tenaga pendidik," jelasnya.
Untuk angkatan 2021 manajemen pendidikan, terdapat empat mahasiswa yang berangkat ke Thailand sejak Februari lalu. Mereka dijadwalkan kembali ke Indonesia pada Mei mendatang.
Sementara itu, Laili menyebut tetap tidak menutup impiannya untuk mengembangkan diri di luar negeri. Terutama Amerika Serikat yang menjadi negara tujuannya. (ann/ata/c7/ttg)

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
