Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 10 Februari 2022 | 00.17 WIB

Kemenag Sumbar Terapkan 5 Prinsip Pelaksanaan PTM Terbatas

Siswa saat mengikuti kegiatan belajar sacara tatap muka dengan kapasitas 50 persen  di Sekolah Dasar Negeri 014 Pondok Labu, Jakarta Selatan, Jumat (4/2/2022). Presiden Jokowi meminta pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) dievaluasi, terutama di 3 pro - Image

Siswa saat mengikuti kegiatan belajar sacara tatap muka dengan kapasitas 50 persen di Sekolah Dasar Negeri 014 Pondok Labu, Jakarta Selatan, Jumat (4/2/2022). Presiden Jokowi meminta pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) dievaluasi, terutama di 3 pro

JawaPos.com - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sumatera Barat (Sumbar) Helmi mengungkapkan madrasah di wilayahnya telah menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas dengan memegang lima prinsip.

Ia menyampaikan, prinsip yang diterapkan untuk PTM terbatas ini dilaksanakan demi lancarnya pelaksanaan pembelajaran ditengah pandemi yang masih mewabah di negeri ini. "Pertama, PTM terbatas ini memberikan hak anak untuk belajar dengan tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan bagi peserta didik maupun tenaga pendidik dan kependidikan kita," ujar dia, Rabu (9/2).

Yang kedua, pelaksanaan PTM Terbatas bersifat dinamis yang disesuaikan dengan kondisi penyebaran Covid-19 serta tetap berpedoman kepada kebijakan pemerintah daerah. Selanjutnya, Kemenag juga memberikan opsi dan mengakomodir keinginan orang tua wali muridnya jika tetap menginginkan anaknya untuk memgikuti pembelajaran jarak jauh.

"Keempat, penerapan protokol kesehatan yang ketat terus kami laksanakan dengan pengawasan berkala untuk memberikan rasa aman bagi peserta didik, tenaga pendidik dan kependidikan bahkan orang tua wali murid," imbuhnya.

Prinsip kelima menurut Helmi, penerapan pelaksanaan PTM Terbatas di Sumatera Barat memaksimalkan pelaksanaan vaksinasi bagi seluruh peserta didik dan tenaga kependidikan sesuai anjuran pemerintah demi keamanan dan kenyamanan bersama.

Adapun, Kepala Subdirektorat Kurikulum dan Evaluasi Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan Madrasah (Direktorat KSKK) Kemenag Ahmad Hidayatullah menuturkan bahwa dalam PTM terbatas, setiap tenaga pendidik perlu melakukan inovasi agar pembelajaran dapat dilaksanakan dengan maksimal meskipun pandemi masih melanda.

"Banyak siswa yang mungkin baru tau keadaan sekolahnya setelah sekian lama belajar daring. Di sini peran para tenaga pendidik untuk meramu setiap materi menjadi menarik sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai tapi tetap aman, nyaman walaupun dilaksanakan dalam kondisi pandemi," pungkas Ahmad.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore