Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 3 Desember 2023 | 04.30 WIB

UHAMKA dan Universitas Muhammadiyah Surabaya Jalin Kolaborasi Riset Politik 2024

Ilustrasi kampus Uhamka Jakarta. Uhamka.ac.id - Image

Ilustrasi kampus Uhamka Jakarta. Uhamka.ac.id

JawaPos.com - Dua lembaga dibawah Universitas Prof. Dr. Hamka (Uhamka) dan Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya) menjalin kerjasama riset. Dua lembaga tersebut adalah Pusat Studi Politik dan Transformasi Sosial (Puspolnas) UMSurabaya dan Pusat Studi Politik dan Sosial (PSPS) Uhamka. Keduanya memutuskan melakukan kolaborasi riset menjelang Pemilu 2024.

Sekretaris Uhamka Emaridial Ulza mengatakan, kerja sama tersebut dilatarbelakangi oleh tekad bersama untuk menyediakan pemahaman mendalam mengenai dinamika politik, preferensi pemilih, dan isu-isu kunci yang akan memengaruhi proses pemilihan mendatang.

"Dengan kombinasi keahlian dan pengalaman dari kedua lembaga, saya berharapkan riset ini akan memberikan kontribusi berharga untuk memahami perubahan-perubahan signifikan dalam peta politik." ujar Ulza yang merupakan alumnus salah satu Universitas ternama di Rusia.

Ulza juga menegaskan, riset yang akan dilakukan mencakup survei secara luas, analisis data yang cermat, dan pendekatan multidisiplin. Kedua pusat studi tersebut berkomitmen untuk memastikan keberlanjutan integritas dan transparansi dalam seluruh proses riset.

Selain itu juga, Direktur Puspolnas UMSurabaya Radius Setiyawan menjelaskan, terkait beberapa fokus riset. Dia menegaskan bahwa kolaborasi kedua pusat studi tersebut akan berusaha melihat politik dan transformasi masyarakat secara berbeda.

"Dalam banyak survei yang telah ada, fokus soal elektabilitas begitu dominan. Hampir semua lembaga survei mengukur hal tersebut. Kami tentunya akan melakukan hal yang serupa, tetapi yang membedakan adalah soal fokus riset dan tema-tema aktual yang akan kami ulas. Kami akan mengukur prilaku memilih beberapa kelompok masyarakat, ormas Islam dan bahkan kelompok-kelompok subaltern (marginal) yang selama ini jarang mendapatkan sorotan," imbuh Radius yang juga merupakan dosen Kajian Budaya dan Media Universitas Muhammadiyah Surabaya.

Radius juga menegaskan, riset politik yang akan disuguhkan berusaha melengkapi wacana politik yang telah ada. Pertemuan hari ini antar kedua lembaga telah menghasilkan beberapa rumusan strategis. Telah disepakati beberapa tema riset untuk beberapa bulan ke depan. Diantaranya memotret terkait peran Ormas Islam di Indonesia, peran generasi Z dan prilaku memilihnya, wacana perubahan iklim dan kaitannya dengan visi calon pemimpin bangsa hingga soal peran media baru dalam Pilpres 2024.

"Contohnya dalam konteks media, beberapa institusi telah menyelenggarakan dialog publik atau uji publik terhadap calon pemimpin bangsa, salah satunya adalah Muhammadiyah. Melalui survei, kami akan mengukur tingkat efektivitas agenda tersebut dan bagaimana agenda tersebut mampu mempengaruhi prilaku memilih," Imbuh Radius

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore