Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 21 Juli 2023 | 03.32 WIB

Inovasi Binus University: Bee Braille Untuk Membantu Tuna Netra Membaca Buku Digital

Binus University menyerahkan Bee Braille Nusantara kepada Komunitas Tuna Netra Fajar Harapan bertempat di Digital Industry Lab Binus Kemanggisan,Jakarta Barat, Kamis (20/7). (Foto: Royyan/JawaPos.com - Image

Binus University menyerahkan Bee Braille Nusantara kepada Komunitas Tuna Netra Fajar Harapan bertempat di Digital Industry Lab Binus Kemanggisan,Jakarta Barat, Kamis (20/7). (Foto: Royyan/JawaPos.com

JawaPos.com - Binus University menyerahkan Bee Braille Nusantara kepada Komunitas Tuna Netra Fajar Harapan. Bee Brailee merupakan inovasi mahasiswa dan dosen Binus untuk memudahkan penyandang disabilitas untuk dapat membaca buku secara elektronik.

Penyerahan Bee Braille itu sendiri dilakukan di Digital Industry Lab Binus Kemanggisan, Syahdan Campus, Jakarta Barat, Kamis (20/7).

Head of Program Computer Engineering Binus University Daniel Patricko Gemeno Hutabarat menjelaskan, Bee Braille Nusantara merupakan alat bantu baca berupa braille elektronik atau e-braille. Alat ini berfungsi untuk menampilkan huruf-huruf timbul yang ada dalam buku elektronik.

“Jadi ini sebenarnya modelnya kayak perpustakaan digital tapi untuk tunanetra. Kalau biasanya di perpustakaan tunanetra tuh mereka mendengar, kalau sekarang kita bantu dengan teks," ujar Daniel kepada wartawan.

Bentuk Bee Braille yang berbentuk persegi panjang ni dapat membantu penyandang disabilitas netra untuk dapat mengakses materi edukasi seperti buku pengetahuan maupun buku cerita.

“Kelebihannya, ini terhubung secara nirkabel dengan servernya. Sehingga, di server nanti bisa kita tambah bukunya. Bukunya bentuknya soft copy sehingga kalau ada netra yang mau membaca buku tertentu dia tinggal pilih judul buku yang akan tampil di braille display,” jelas Daniel.

Inovasi ini, katanya, berawal dari tim sebanyak sepuluh orang yang sedang melakukan proyek riset rutinan yang kemudian diajukan ke pihak kampus.

“Di Binus itu ada yang namanya proyek inisiatif. Jadi kalau punya inisiatif bisa diajukan ke Binus sehingga kalau inisiatifnya menarik Binus tuh kasih pendanaan. Jadi proyek ini tuh dari pendanaan yang diberikan Binus," tutr Daniel.

Sementara itu, Vice Rector Academic Operation & Resources Reina mengapresiasi adanya alat ini. Menurutnya hal itu merupakan salah satu bukti Binus University memikirkan dampak nyata yang mutakhir bagi masyarakat.

“Ini merupakan hasil karya yang membanggakan. Binus melalui Faculty of Computer Engineering memberikan Langkah nyata melalui karya-karya yang berdampak bagi Masyarakat melalui Bee Braille Nusantara yang dapat membantu Komunitas disabilitas netra untuk dapat mengakses pengetahuan," pungkasnya.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore