
Peluncuran tiga mobil hemat energi oleh tim SEMAR dari UGM untuk mengikuti ajang tingkat nasional dan internasional
Jawapos.com- Universitas Gajah Mada (UGM) bakal mengirimkan Tim SEMAR untuk ajang Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) di Institute Teknologi Surabaya pada 7–11 November 2017 mendatang. Tim Semar juga akan diikutkan ke ajang tingkat internasional pada Maret 2018 nanti di Singapura.
Rektor UGM, Panut Mulyono mengatakan, yang paling utama mengikuti lomba ini adalah peningkatan pengetahuan dan skill mahasiswa secara mental. "Sebuah perhitungan bagaimana mengatur strategi, melihat rival atau kompetitor. Melatih mental yang luar biasa," katanya, Selasa (31/10).
Karakter, pengetahuan, dan reputasi meningkat, serta bagaimana mengelola perasaan emosionalnya. Sebab, pada suatu kompetisi tidak menutup kemungkinan juga ada peserta yang curang.
"Rule of the game (ikuti aturan permainannya). Anda harus jujur, jangan sampai untuk menjadi juara dengan melakukan segala kecurangan-kecurangan. Tujuan kita untuk pembinaan mental yang dihadapi di lapangan," katanya.
Mengenai mesin yang digunakan dalam mobil itu, menurutnya itu nomor dua. Diakuinya, kemampuan industri-industri besar dalam membuat inovasi lebih hebat. "Diaplikasikan atau tidak, itu nomor dua," katanya.
Namun, ia yakin dengan menambah pendidikan karakter ini para mahasiswanya ketika masuk ke dalam dunia kerja akan lebih diperhitungkan karena mereka memiliki beberapa pengalaman atau track record.
Dalam dua ajang yang akan diikuti itu, tim SEMAR pada Selasa (31/10) secara resmi meluncurkan tiga mobil. Satu mobil jenis urban bernama Semar Gasoline dengan desain city-cat 4 roda. Dilengkapi dengan wiper, driving lights serta ergonomic driving position.
Kemudian dua mobil dengan jenis prototipe bernama Semar Proto Diesel dengan bahan bakar diesel dan Semar Proto Electric memakai listrik sebagai penggeraknya.
Salah satu driver dari mobil itu, Laksatya Wirawan mengatakan, konsep utamanya adalah menggunakan sedikit bahan bakar namun bisa mencapai jarak yang paling jauh. Untuk satu liternya bisa mencapai 600 kilometer. "Untuk mobil jenis urban, memakai bahan bakar premium," kata mahasiswa teknik mesin angkatan 2015 ini.
Dalam pembuatannya, selain kreativitas atau modifikasi pada mesinnya juga dalam body. Pembentukankanya memperhitungkan gaya aerodinamikanya. "Kami punya software-nya untuk menghitung aerodinamika," pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Soal Penolakan Pembangunan Gereja di Citraland, Wali Kota Eri: Tidak Sesuai Site Plan
Prediksi Skor Singapura vs Thailand: Ilhan Fandi Jadi Ancaman, Tuan Rumah Bisa Bikin Kejutan
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Pembangunan Gereja di Citraland Surabaya Ditolak Warga, Ternyata karena salah soal Perizinannya
Jadwal Siaran Langsung Sabah FC vs Persib Bandung di Dewata Challenge Series 2026: Live di Indosiar
5 Weton Aras Kembang yang Bisa Memikat Lawan Jenis karena Kharismatik danMempesona Menurut Primbon Jawa
