
Ilustrasi: Pemilu 2019
JawaPos.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam debat keempat dan kelima Pilpres 2019 ini sudah memutuskan tidak mengundang menteri dari Kabinet Kerja. Saat dikonfirmasi, Komisioner KPU Wahyu Setiawan mengatakan, walaupun tidak mengundang menteri. Namun KPU mengundang Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan juga Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian.
"Di debat keempat ini KPU mengundang Panglima TNI dan Kapolri, karena memang temanya itu keamanan," ujar Wahyu saat dikonfirmasi, Sabtu (30/3).
Wahyu mengatakan, menteri Kabinet Kerja boleh saja hadir dalam debat keempat ini. Asalnya itu undangan dari Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, atau Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
"Jadi bukan berati para menteri tidak boleh hadir. Para menteri boleh hadir apabila diundang TKN atau BPN. Tapi KPU tidak mengundang menteri," katanya.
Sementara untuk tamu undangan. KPU menyiapkan 500 undangan. Rinciannya TKN 100 tamu undangan dan BPN juga sama 100 tamu. Sisanya 300 adalah diperuntukan untuk KPU dalam mengundang tamu undangan.
"Jadi 300 undangan itu adalah undangan dari KPU," pungkasnya.
Sekadar informasi, debat keempat dilaksanakan pada 30 Maret 2019 di Hotel Shangri La, sekira puku 20.00 WIB. Kedua pasang capres kembali diundang untuk berdebat terkait masalah ideologi, pemerintahan, pertahanan dan keamanan, serta hubungan internasional.
Dalam debat ketiga ini KPU ada sembilan panelis yang bakal menyusun sejumlah pertanyaan bagi kedua capres.
Sebelumnya, Komisioner KPU, Pramono Ubaid Tanthowi mengatakan, dalam debat keempat dan kelima mendatang lebih mengutamakan mengundang akademisi dari perguruan tinggi dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang berkaitan dengan tema debat.
"Kalau untuk yang keempat kemungkinan ditiadakan, KPU lebih mengutamakan mengundang perguruan tinggi atau kelompok masyarakat," ujar Pramono saat dikonfirmasi.
Pramono mengatakan usulan dari KPU ini sudah disepakati oleh tim kampanye Jokowi-Ma'ruf Amin dan juga Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Bahkan kesepakatan ini muncul sebelum debat ketiga 17 Maret 2019 kemarin.
Pramono menambahkan salah satu alasan tidak mengundang menteri, karena merujuk pada debat kedua yang ada keributan antara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, dengan tim pendukung Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
