Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 17 Juni 2018 | 17.30 WIB

Demokrat Yakin Pertemuan SBY-Prabowo Banyak Manfaat daripada Mudarat

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat memberikan dukungan pada pasangan ERAMAS di Pilgub Sumut. - Image

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat memberikan dukungan pada pasangan ERAMAS di Pilgub Sumut.

JawaPos.com - Prabowo Subianto hampir dipastikan akan kembali menggelar pertemuan dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Wacana perjumpaan ini sendiri telah dikonfirmasi oleh masing-masing pihak. Tap, hingga saat ini belum diketahui pasti waktu pertemuan itu akan dilaksanakan.


Hal serupa juga disampaikan oleh Ketua Dewan Pertimbangan Partai Demokrat, Amir Syamsuddin. Ia mengaku belum mengetahui agenda pertemuan itu. Bahkan yang lebih mengejutkan lagi dia baru tahu bahwa ketua umum partainya akan bertemu dengan Prabowo Subianto.


"Oh nggak tahu saya (kapan perjumpaan itu akan dilaksanakan), saya baru dengar dari anda justru (rencana itu)," ujar Amir kepada JawaPos.com, di Jalan Widya Chandra nomor 18, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (16/6).


Meski demikian Amir memandang positif rencana itu. Pasalnya, pertemuan dua tokoh tersebut akan lebih banyak membawa manfaat dibanding keburukan.


"Bagus-bagus saja bukan hal yang yang surprise (mengejutkan). Oke saja saya kira silaturahmi oleh dua tokoh bangsa. Itu kan lebih banyak manfaatnya daripada mudaratnya," terangnya.


Namun saat disinggung terkait peluang terciptanya koalisi antara Gerindra-Demokrat, Amir menolak berkomentar. Begitu pula terkait posisi yang diinginkan partai berlambang bintang mercy itu di Pilpres 2019.


Menurutnya hal semacam ini belum dapat diungkapkan di forum terbuka."Tidak untuk saya kemukaan di kesempatan seperti ini. Harus kapan-kapan nanti, kami berkomunikasi lagi," imbuh Amir.


Meski demikian Amir menegaskan bahwa partai Demokrat tidak menutup segala kemungkinan terkait masa depannya di Pilpres 2019. Dengan peta politik yang masih begitu cair, ia menyakini segala skenario masih dapat terjadi.


"Semua segala sesuatu (bisa terjadi), apa yang tidak mungkin dalam politik?" tukasnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore