
Agus Yudhoyono dan Sylvana Murni
JawaPos.com - Adanya potensi kecurangan dalam Pilkada DKI Februari mendatang disadari betul tim paslon cagub-cawagub DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylvana Murni (Agus-Sylvi).
Juru bicara tim pemenangan Agus-Sylvi, Imelda Sari menjelaskan, salah satu cara yang ditempuh adalah menyiapkan aplikasi berbasis informasi teknologi (IT).
Hal itu, sambungnya, juga dilakukan karena hampir semua lembaga survei menyebutkan bahwa pasangan Agus-Sylvi elektabilitasnya tertinggi dan kemungkinannya bisa lolos putaran kedua. Bahkan diklaim bisa menang satu putaran.
"Dalam rangka menjaga suara Agus-Sylvi dan untuk melawan kemungkinan kecurangan, maka Agus-Sylvi menyiapkan sebuah aplikasi berbasis IT," jelas Imelda dalam keterangan tertulisnya, Selasa (17/1).
Aplikasi berbasis IT tersebut bisa diunduh dan diinstal di smartphone berbasis android. Aplikasi rencananya diluncurkan pada 21 Januari 2017. Bukan hanya bisa digunakan oleh relawan pendukung, aplikasi juga bida dimanfaatkan oleh simpatisan, dan warga Jakarta.
Adapan tujuan sahabat relawan dan pendukung serta simpatisan dan seluruh warga DKI menggunakan aplikasi adalah agar mereka bisa melaporkan praktek kecurangan sebelum pencoblosan dan saat pencoblosan. Pelapor tidak perlu takut karena identitasnya akan dirahasiakan.
"Semua yang menginstal dan menggunakan aplikasi ini bisa membantu para saksi di TPS untuk sama-sama memfoto dan mengupload melalu aplikasi ini dalam rangka mencegah kecurangan sesudah pencoblosan," jelas Imelda.
Aplikasi tersebut juga akan menambah informasi hasil penghitungan suara berupa unggahan foto data C1 selain yang akan di lakukan 13 ribu saksi di dalam TPS dan ribuan saksi di luar TPS. Aplikasi itu juga nantinya bisa menjadi data pembanding realtime data C1 yang diupload KPU pada websitenya yang akan diakomodasi dalam aplikasi informasi data itu.
Nantinya, jika relawan atau masyarakat serta para saksi sudah mengunduh aplikasi maka bisa berinteraksi dan mengikuti arahan dari pusat komando interaktif yang sudah ditunjuk oleh pasangan calon dan tim pemenangan Agus-Sylvi.
"Semakin banyak publik dan relawan terlibat mencegah kecurangan dan melaporkan data C1, akan semakin menunjukkan adanya tingkat partisipasi aktif yang konkrit untuk mendorong kemenangan AHY-Sylvi secara jurdil," tandas Imelda.(jar/rmol/mam/JPG)

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
