Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 20 Juni 2018 | 18.47 WIB

Khofifah-Emil Acuhkan Kampanye Hitam

Cawagub Jatim Emil Elestianto Dardak. - Image

Cawagub Jatim Emil Elestianto Dardak.

JawaPos.com – Hari pemungutan suara Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur (Jatim) 2018 semakin dekat. Yakni, pada 27 Juni mendatang. Serangan kampanye hitam kepada Calon Gubernur-Calon Wakil Gubernur (Cagub-Cawagub) Jatim Khofifah Indar Parawansa–Emil Elestianto Dardak pun semakin gencar. Seperti pemasangan spanduk fitnah dan meme-meme yang menyudutkan pasangan nomor urut 1 itu.


Mendapat serangan semacam itu, Emil Dardak mengaku biasa-biasa saja. Ia memastikan dirinya bersama Khofifah tidak akan terkecoh dengan berbagai propaganda yang dilancarkan. Dia bersama bersama seluruh unsur pemenangan akan lebih fokus pada pengawasan serta pengamanan suara dukungan yang sekarang sudah didapat.


“Sebagai pasangan calon, saya dan Bu Khofifah fokus konsentrasi bekerja sebaik-baiknya. Memaksimalkan peran kami dalam mengonsolidasi seluruh jaringan relawan dan fungsionaris partai politik yang mengusung kami. Dalam sisa waktu yang relatif pendek ini, kami fokus mengawal dan mempertahankan capaian-capaian yang telah diraih dalam hal dukungan suara. Baik secara kewilayahan maupun secara elemen,” kata Emil di Surabaya, Rabu (20/6).


Bupati Trenggalek nonaktif itu berharap, waktu kampanye yang tersisa hingga selesai pemungutan suara nanti dijauhkan dari fitnah dan hal-hal yang dapat memecah belah umat. Apalagi hari-hari terakhir kampanye masih dalam suasana Lebaran.


“Jangan sampai menyatakan sesuatu yang seakan-akan disampaikan kami. Padahal tidak pernah disampaikan kami atau penyampaian informasi secara parsial yang sebenarnya akan menciptakan suatu penilaian tidak obyektif terhadap kami sebagai pasangan calon,” ulasnya.


“Ini tentunya berlaku untuk kedua belah pihak. Jadi kami harapkan di saat masih dalam suasana Idul Fitri, suasana yang penuh kekeluargaan, penuh maaf-maafan, kami jaga bersama. Insya Allah guyub rukun Jawa Timur ini,” sambung Emil.


Meski demikin, Emil tidak menampik para pimpinan partai politik pengusungnya memiliki kekhawatiran akan terjadinnya kecurangan yang terstruktur dan massif di Pilgub Jatim. Seperti yang dikhawatirkan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait keterlibatan BIN, Polri dan TNI di Pilkada Serentak 2018.


“Memang kami menyadari bahwa para pimpinan-pimpinan partai politik pengusung memiliki kekhawatiran yang juga diutarakan para relawan. Kami serahkan ini kepada beliau-beliau yang berkompeten untuk melakukan yang terbaik, demi menjaga Marwah dari demokrasi yang sedang kami jalankan,” pungkas Emil.

Editor: Sofyan Cahyono
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore