Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 17 Juli 2018 | 22.07 WIB

Kantor Panwaslih Taput Dilempari Molotov

Kantor Panwaslih Taput diberi garis polisi usai kerusuhan, Senin (17/7). - Image

Kantor Panwaslih Taput diberi garis polisi usai kerusuhan, Senin (17/7).

JawaPos.com - Pemilihan Bupati (Pilbup) Tapanuli Utara (Taput) berbuntut panjang. Kerusuhan kembali terjadi di Kantor Panwaslih Taput, Tarutung. Kerusuhan terjadi karena dugaan kecurangan dalam pilkada. Massa yang tidak terima terus melakukan unjuk rasa.


Senin (16/7) kemarin, Kantor Panwaslih diserbu ratusan massa. Mereka membawa keranda mayat dan melakukan aksi bakar ban. Massa juga diduga melakukan pelemparan bom molotov. Bahkan, Ketua Panwaslih Sardion Situmeang terluka karena terkena lemparan batu.


"Kerusakannya cukup parah. Ada pelemparan bom molotov," kata Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumatera Utara (Sumut) Safrida Rachmawaty Rasahan, Selasa (17/7).


Safrida membeberkan, sengketa bermula dari laporan terhadap pasangan calon Nikson Nababan-Sarlandy Hutapea. Panwaslih menyatakan kasus itu tidak bisa ditindaklanjuti. Di sisi lain, Tim Sentra Gakkumdu menemukan ada kesalahan prosedur penanganan.


"Kami pelajari penanganan pelanggaran itu ada yang kurang sempurna. Bukan substansi persoalan, tapi prosedurnya. Kalau ada potensi pidana, harusnya mereka dalam waktu 1 x 24 jam mengundang Gakkumdu untuk pembahasan. Ternyata itu tidak dilakukan panwaslih. Mereka langsung masuk kajian-kajian," terang Syafrida.


Diduga, penanganan kasus itulah yang menjadi pemicu aksi besar di Taput. "Ada empat kasus. Itu jadi temuan Bawaslu. Tidak dilanjutkan karena pidananya belum terpenuhi. Sehingga kami hentikan," tukasnya.


Sementara hingha kini, kondisi di Taput berangsur kondusif. Ada 17 orang yang diamankan dalam aksi itu. "Sudah aman dan kondusif. (Yang ditahan) Sudah ditangani Polda Sumut," ujar Kapolres Tapanuli Utara AKBP Horas Silaen.


Sebelumnya, kerusuhan juga terjadi usai pemungutan suara pada 27 Juni lalu. Saat itu, massa berunjuk rasa dan menguasai kantor KPU setempat arena menduga adanya kecurangan.


Pilbup Taput diikuti tiga pasangan calon. Yakni, Nikson Nababan-Sarlandy Hutabarat (petahana), Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat-Frengky P Simanjuntak, dan Chrismanto Lumbantobing-Hotman P Hutasoit.

Editor: Sofyan Cahyono
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore