
Kantor Panwaslih Taput diberi garis polisi usai kerusuhan, Senin (17/7).
JawaPos.com - Pemilihan Bupati (Pilbup) Tapanuli Utara (Taput) berbuntut panjang. Kerusuhan kembali terjadi di Kantor Panwaslih Taput, Tarutung. Kerusuhan terjadi karena dugaan kecurangan dalam pilkada. Massa yang tidak terima terus melakukan unjuk rasa.
Senin (16/7) kemarin, Kantor Panwaslih diserbu ratusan massa. Mereka membawa keranda mayat dan melakukan aksi bakar ban. Massa juga diduga melakukan pelemparan bom molotov. Bahkan, Ketua Panwaslih Sardion Situmeang terluka karena terkena lemparan batu.
"Kerusakannya cukup parah. Ada pelemparan bom molotov," kata Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumatera Utara (Sumut) Safrida Rachmawaty Rasahan, Selasa (17/7).
Safrida membeberkan, sengketa bermula dari laporan terhadap pasangan calon Nikson Nababan-Sarlandy Hutapea. Panwaslih menyatakan kasus itu tidak bisa ditindaklanjuti. Di sisi lain, Tim Sentra Gakkumdu menemukan ada kesalahan prosedur penanganan.
"Kami pelajari penanganan pelanggaran itu ada yang kurang sempurna. Bukan substansi persoalan, tapi prosedurnya. Kalau ada potensi pidana, harusnya mereka dalam waktu 1 x 24 jam mengundang Gakkumdu untuk pembahasan. Ternyata itu tidak dilakukan panwaslih. Mereka langsung masuk kajian-kajian," terang Syafrida.
Diduga, penanganan kasus itulah yang menjadi pemicu aksi besar di Taput. "Ada empat kasus. Itu jadi temuan Bawaslu. Tidak dilanjutkan karena pidananya belum terpenuhi. Sehingga kami hentikan," tukasnya.
Sementara hingha kini, kondisi di Taput berangsur kondusif. Ada 17 orang yang diamankan dalam aksi itu. "Sudah aman dan kondusif. (Yang ditahan) Sudah ditangani Polda Sumut," ujar Kapolres Tapanuli Utara AKBP Horas Silaen.
Sebelumnya, kerusuhan juga terjadi usai pemungutan suara pada 27 Juni lalu. Saat itu, massa berunjuk rasa dan menguasai kantor KPU setempat arena menduga adanya kecurangan.
Pilbup Taput diikuti tiga pasangan calon. Yakni, Nikson Nababan-Sarlandy Hutabarat (petahana), Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat-Frengky P Simanjuntak, dan Chrismanto Lumbantobing-Hotman P Hutasoit.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
