Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 23 November 2016 | 05.32 WIB

KJP Dicabut, Ahok-Djarot: Jangan Marah dan Kecewa

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Saiful Hidayat - Image

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Saiful Hidayat

JawaPos.com - Duet calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua, Basuki T Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat, terkenal tak mau kompromi. Terutama soal keadilan sosial.



Hal itu terlihat dari kebijakan pasangan petahana itu dalam memilih pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang menjadi program andalan mereka.



Djarot mengingatkan, KJP dengan kuota sebanyak 531.000 kartu telah menyedot anggaran daerah hingga Rp 2 triliun. Karenanya, sebut dia, KJP adalah khusus diperuntukan bagi warga yang tidak mampu.



“Jadi kalau ada pendukung Ahok-Djarot ditarik kembali KJP-nya karena dinilai mampu, ya jangan marah dan kecewa,” pinta Djarot kepada Ibu Anah yang KJP untuk anak-anaknya dicabut karena dinilai mampu, Selasa (22/11).



Ke depan, lanjut Djarot menerangkan, pihaknya akan terus mengevaluasi program pemberdayaan bagi warga Jakarta tersebut. Baik dalam bidang ekonomi, kesehatan dan pendidikan. Pasalnya, masih ada juga warga yang mampu justru mendapatkan KJP.



"Seharusnya itu kan untuk warga yang miskin dan kami ingin secara berkeadilan seluruh warga Jakarta dapat menikmatinya,” imbuhnya di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat.



Seperti diketahui, sesuai dengan kebijakan Ahok-Djarot, mereka tidak memanjakan tetapi memberdayakan masyarakat. Sekaligus menegakkan keadilan sosial bagi warga Jakarta. (uya/JPG)

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore