
Pasangan calon gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat
JawaPos.com - Kampanye pasangan calon Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat belakangan sering ditolak warga.
Bahkan, beberapa kali niat untuk menemui dan menyapa warga itu harus diurungkan lantaran suasana yang tak kondusif.
Menurut Pengamat Politik dari Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Sirojudin Abbas, kelompok yang mengusir pasangan petahana itu sudah terorganisir khusus.
"Motif mereka membuat kesan Ahok-Djarot ditolak warga," kata Abbas ketika dihubungi, Jumat (18/11).
Kendati demikian, Abbas tidak bisa memastikan bahwa massa penolak tersebut dimobilisasi oleh para penantang calon inkumben di Pilgub DKI.
Sebab, lanjut dia menerangkan, sejauh ini belum ada bukti yang mengarah ke salah satu calon sebagai otak dari penggerakan massa.
"Bisa jadi mereka hanya kelompok yang coba memancing ketegangan antar calon," pungkasnya. (uya/JPG)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
