Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 14 Februari 2024 | 20.54 WIB

Tiga Paslon Capres-Cawapres Berebut Sebaran Suara di Luar Jawa

Tiga capres Anies, Prabowo, dan Ganjar. - Image

Tiga capres Anies, Prabowo, dan Ganjar.

JawaPos.com – Kendati mayoritas pemilih berada di Pulau Jawa, pertarungan pemilu di luar Jawa tetap berlangsung sengit. Sebab, untuk memenangi pilpres satu putaran, tidak cukup hanya mengantongi suara di atas 50 persen. Ada juga syarat sebaran suara dukungan.

Sesuai Pasal 6A Undang-Undang Dasar 1945, paslon juga wajib meraih suara minimal 20 persen di separo provinsi di Indonesia.

Karena jumlah provinsi ada 38, berarti perolehan suara minimal 20 persen itu harus ada di 20 provinsi.

Juru Bicara Tim Nasional (Timnas) Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin) Iwan Tarigan optimistis kemenangan akan diraih Amin hari ini. Dia mengklaim, sesuai hasil beberapa survei kredibel, Amin bisa meraup suara nasional sekitar 40 persen. ”Jawa dan luar Jawa kami optimistis (menang, Red),” katanya kemarin (13/2).

Keyakinan senada disampaikan Anies Baswedan. Dia mengatakan, sejak awal pihaknya optimistis akan memenangi pilpres. Meski sejumlah lembaga survei kerap menempatkannya pada urutan kedua atau ketiga, Anies tidak terlalu menyoalnya. ”Saya selalu ditanyain (survei, Red) nomor tiga, nomor tiga, nggak apa-apa, lihat saja nanti,” tegasnya.

Anies juga mengajak semua pihak berbondong-bondong menjaga dan memantau penghitungan di tempat pemungutan suara (TPS). ”Proses di dalam TPS itu adalah proses yang terbuka, yang dirahasiakan hanya dalam bilik suara. Di luar bilik suara itu boleh dipantau,” ungkapnya.

Sementara itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka juga optimistis bisa mendominasi perolehan suara di luar Jawa. Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran Afriansyah Noor mengklaim, paslon nomor urut 2 tersebut akan menyapu bersih mayoritas provinsi di luar Jawa. ”Insya Allah, kami menang semua di luar Jawa,” ujarnya saat dihubungi.

Pengecualian, lanjut pria yang biasa disapa Ferry itu, hanya ada di Provinsi Aceh dan Sumatera Barat. Diakuinya, dua provinsi tersebut cukup berat untuk dimenangkan paslon nomor 2. ”Belum bisa kita pastikan itu Aceh dan Sumatera Barat,” imbuhnya. Namun, kalaupun di dua provinsi tersebut kalah, TKN menilai masih bisa dikompensasi dari kemenangan di provinsi lain. Sebab, data internal TKN mencatat mayoritas provinsi akan menang. ”Jadi, insya Allah di atas 50 persen,” kata sosok yang menjabat Wamenaker itu.

Disinggung soal strategi menjaga suara, Ferry menegaskan bahwa hal tersebut sudah diantisipasi. Dia mengatakan, TKN memiliki sumber daya manusia yang besar. Mulai anggota partai, relawan, hingga organ-organ sayap lainnya. ”Menjadi tanggung jawab kami semua menjaga,” tuturnya.

Sementara itu, Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD juga optimistis akan memenangkan mayoritas suara di luar Jawa. Ada sejumlah wilayah yang menjadi basis PDI Perjuangan (PDIP) yang merupakan partai utama pengusung pasangan nomor urut 3 itu. Di Bali, misalnya, dia yakin Ganjar-Mahfud akan meraih suara terbanyak. Sebab, Bali adalah basis PDIP.

Menurut Sunanto, juru bicara TPN Ganjar-Mahfud, mantan Gubernur Bali I Wayan Koster adalah kader PDIP. Jadi, dia yakin pengaruh PDIP tidak akan tersaingi partai lain. ”Kami yakin Ganjar-Mahfud akan menang mutlak di Bali,” tegas pria yang akrab disapa Cak Nanto itu.

Di Nusa Tenggara Barat (NTB), kata Cak Nanto, Ganjar-Mahfud juga akan unggul. Sebab, ada Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi, ketua harian Partai Perindo, yang merupakan mantan gubernur NTB. Saat ini TGB juga menjabat ketua umum PB Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI).

TGB merupakan ulama yang mempunyai pengaruh besar. Jadi, dia yakin pasangan Ganjar-Mahfud akan memenangi kontestasi di NTB.

Begitu juga halnya di Nusa Tenggara Timur (NTT). Cak Nanto mengatakan, suara PDIP di wilayah tersebut juga sangat besar sehingga bisa mendulang suara masyarakat. Jadi, NTT akan menyumbang suara untuk kemenangan Ganjar-Mahfud.

Di wilayah Lampung, kata Cak Nanto, pasangan yang diusung PDIP, PPP, Partai Hanura, dan Partai Perindo itu juga akan menang besar. Sebab, Lampung merupakan salah satu basis suara PDIP. Pada Pileg 2019, PDIP meraih suara terbanyak di Lampung. Sementara itu, di wilayah Sulawesi, lanjut Cak Nanto, Ganjar-Mahfud akan unggul di Sulawesi Utara (Sulut). Sebab, Gubernur Sulut Olly Dondokambey merupakan bendahara umum DPP PDIP. ”Jadi, Ganjar-Mahfud akan menang telak di sana,” bebernya.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore