Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 2 April 2019 | 23.08 WIB

TKN Cium Upaya Delegitimasi Pemilu dari Dalam dan Luar Negeri

PILPRES: Pernyataan Amien Rais akan mengerahkan massa jika terjadi kecurangan pemilu yang terstruktur, sistematis, dan masif dinilai sebagai framing bahwa pemilu berjalan penuh kecurangan, Selasa (2/4). - Image

PILPRES: Pernyataan Amien Rais akan mengerahkan massa jika terjadi kecurangan pemilu yang terstruktur, sistematis, dan masif dinilai sebagai framing bahwa pemilu berjalan penuh kecurangan, Selasa (2/4).

JawaPos.com - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin menduga ada upaya delegitimasi pemilu 2019. Juru Bicara TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Ace Hasan Syadzily mengatakan, salah satu indikasinya yakni munculnya berbagai ketakutan yang cenderung fitnah.

Misalnya, pernyataan yang disampaikan oleh Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais. Amien menyatakan, akan mengerahkan massa jika ditemukan indikasi kecurangan yang terstruktur, sistematis, dan masif.

Menurut Ace, pernyataan Amien merupakan framing seolah pemilu berlangsung penuh kecurangan. "Framing ini bagian dari skenario besar delegitimasi hasil pemilu," ujar Ace dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Selasa (2/4).

Politikus Partai Golkar itu menerangkan, membangun framing pemilu curang dilakukan melalui berbagai cara. Misalnya, menebar fitnah bahwa aparat tidak netral, penyelenggara pemilu dibayar, kertas suara sudah tercoblos, ataupun WNA yang bisa mencoblos.

"Upaya menebar fitnah ini sengaja dilakukan karena melihat dari hasil survei sangat sulit bagi kubu 02 mengejar ketertinggalan elektabilitas. Maka disiapkan skenario pemilu curang dan ancaman people power," katanya.

Padahal, lanjut Ace, Jokowi sebagai capres petahana sudah menekankan bahwa sejatinya pesta demokrasi harus disambut dengan riang gembira dan bermartabat. Sudah diperingatkan pula agar tidak menebar fitnah hanya demi kepentingan politik sesaat.

"Apalagi provokasi dan fitnah itu ditebar dari tanah suci," kata Ace menyindir tindakan Rizieq Shihab.

Sebagaimana diketahui, Amien Rais mengatakan akan mengerahkan massa 'people power' apabila menemukan bukti kecurangan pemilu yang terstruktur, sistematis, dan masif. Amien menolak untuk menyelesaikan sengketa pemilu lewat jalur Mahkamah Konstitusi (MK).

"Kami enggak akan ke MK lagi, kami langsung people power," katanya.

Sementara itu, nun jauh di sana, Rizieq Shihab membuat rekaman video, yang berisikan fitnah terhadap Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi. Retno, kata Rizieq, datang ke Arab Saudi untuk mengarahkan staf KBRI dan KJRI memilih paslon petahana.

Fitnah Rizieq langsung mendapatkan tanggapan resmi dari Duta Besar RI di Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel. Agus menegaskan, kedatangan Retno Marsudi ke Arab Saudi adalah untuk meresmikan Pelayanan Satu Atas di KJRI Jeddah.

"Beliau tidak berkunjung ke KBRI Riyadh yang jaraknya 1.100 kilometer dari Jeddah," katanya dalam pernyataan tertulis, Selasa (2/4).

Agus menambahkan, selain memfitnah Retno Marsudi, Rizieq juga memfitnah dirinya akan mencabut paspor WNI yang mendukung pasangan capres-cawapres tertentu. Fitnah dalam bentuk video tersebut beredar di media sosial dan YouTube.

"Tuduhan tersebut sangat tidak berdasar dan mengarah pada penyebaran fitnah yang sistematis terhadap perwakilan RI yang berada di Arab Saudi," tambahnya.

Agus menegaskan, tugas KBRI adalah memberikan perlindungan dan pelayanan kepada semua WNI yang sudah atau sedang berada di Arab Saudi. Salah satu pelayanannya adalah menerbitkan, memperpanjang paspor, serta menerbitkan SPLP (Surat Perjalanan Laksana Paspor).

"Sebagai Dubes yang juga sesama santri yang pernah mengenyam pendidikan di pesantren, saya pesan kepada Rizieq Shihab bahwa Kota Suci Makkah dikenal sebagai kota turunnya wahyu pertama dan Kota Madinah adalah kota suci yang dikenal dengan Manba' Al Ahadis An Nabawiyyah As Syarifah (sumber hadits Nabi yang sangat mulia). Jangan kotori kesucian Makkah-Madinah dengan menebar Kalimatul Fitan As Syani’ah (kata-kata penuh fitnah yang keji)," tegas Agus.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore