Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 10 Juni 2026 | 22.59 WIB

Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter: Pemotor Ramai-ramai Beralih ke Pertalite meski Harus Antre Panjang

Imbas kenaikan drastis harga Pertamax menjadi Rp16.250 per liter, antrean kendaraan di jalur Pertalite mengular di SPBU Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (10/6). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com) - Image

Imbas kenaikan drastis harga Pertamax menjadi Rp16.250 per liter, antrean kendaraan di jalur Pertalite mengular di SPBU Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (10/6). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)

JawaPos.com - Kenaikan drastis harga BBM nonsubsidi Pertamax langsung memicu reaksi nyata di lapangan. Terutama pada jenis Pertamax, yang sekarang naik menjadi Rp 16.500 per liter. Hal itu membuat jalur pengisian Pertalite di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) kini mendadak diserbu pengendara.

Fenomena antrean panjang ini terjadi lantaran selisih harga antara BBM subsidi dan nonsubsidi kian melebar jauh. Pengguna kendaraan roda dua yang biasanya memilih praktis dengan membeli Pertamax, kini rela ikut mengular demi menghemat pengeluaran harian mereka.

Berpaling ke Pertalite demi Keamanan Dompet 

Salah satu lonjakan antrean yang cukup mencolok terlihat di SPBU kawasan Palmerah, Jakarta Barat. Berdasarkan pantauan pada Rabu (10/6) siang, antrean panjang terlihat lebih dari 10 motor yang antre di jalur Pertalite.

Saking mengularnya, antrean kendaraan tersebut bahkan sampai ke area jalan raya di depan SPBU. Pemandangan itu kontras dengan jalur Pertamax yang sepi. 

Di jalur Pertamax, hanya ada beberapa kendaraan saja yang terlihat mengisi bahan bakar. Sementara itu, untuk moda transportasi mobil tidak terlihat adanya antrean panjang yang berarti.

Bukan tanpa alasan para pemotor ini rela menghabiskan waktu dan tenaga di bawah terik matahari. Mereka mengaku rela antre panjang demi bisa mengisi Pertalite lantaran harga Pertamax yang saat ini naik menjadi Rp 16.250 per liter.

Bagi masyarakat kelas menengah ke bawah, selisih harga yang mencapai ribuan rupiah per liter tersebut sangat sensitif terhadap pengeluaran bulanan mereka. Alhasil, beralih ke BBM subsidi menjadi pilihan paling rasional saat ini.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore