
Adomas Jurenas, Head of Sales for South Asia at Teltonika’s Telematics Division. (Nanda Prayoga/JawaPos.com)
JawaPos.com - Perkembangan teknologi telematika tidak lagi sekadar berfokus pada pelacakan lokasi kendaraan melalui GPS. Industri kini menghadirkan berbagai inovasi yang memungkinkan pemantauan kendaraan maupun aset tetap berjalan meski berada di lingkungan dengan keterbatasan sinyal.
Berbagai solusi baru tersebut diperkenalkan dalam Telematics Summit yang digelar Teltonika di Jakarta pada Kamis (4/6). Selain menyoroti teknologi pelacakan kendaraan tanpa ketergantungan penuh pada GPS, perusahaan juga memperkenalkan sistem pemantauan dalam ruangan yang dirancang untuk mendukung kebutuhan industri, logistik, hingga sektor kesehatan.
Salah satu inovasi yang menjadi sorotan dalam acara tersebut adalah teknologi dead reckoning, sebuah metode yang memungkinkan posisi kendaraan tetap diperkirakan meskipun sinyal GPS hilang atau tidak tersedia.
Pada umumnya, sistem pelacakan kendaraan memerlukan koneksi ke beberapa satelit GPS untuk menentukan lokasi secara akurat. Dalam kondisi tertentu, akses terhadap sinyal satelit dapat terganggu, baik karena faktor lingkungan maupun tindakan sengaja seperti penggunaan perangkat pengacak sinyal (jammer) oleh pelaku pencurian kendaraan.
Ketika hal itu terjadi, perangkat pelacak konvensional biasanya kehilangan kemampuan untuk mengirimkan informasi lokasi secara real-time.
Untuk mengatasi kendala tersebut, teknologi dead reckoning memanfaatkan kombinasi sensor gyroscope dan accelerometer yang tertanam pada perangkat telematika.
Gyroscope berperan mendeteksi arah dan perubahan sudut gerak kendaraan, sedangkan accelerometer mengukur percepatan atau kecepatan pergerakannya.
Dengan mengolah kedua data tersebut secara bersamaan, sistem dapat memperkirakan posisi dan rute kendaraan meski tanpa bantuan GPS.
Teknologi ini dapat diterapkan pada berbagai jenis kendaraan, baik yang menggunakan mesin pembakaran internal maupun kendaraan listrik. Solusi tersebut kini telah tersedia pada lini perangkat GPS generasi terbaru yang dikembangkan Teltonika.
“Tim Teltonika menghadirkan teknologi telematika terbaru serta pengalaman global bagi para mitra bisnis kami di South Asia. Kami tidak hanya menjual perangkat pelacak, tetapi juga membangun kemitraan dengan para penyedia solusi,” ujar Adomas Jurenas, Head of Sales for South Asia at Teltonika’s Telematics Division.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
