
Seorang teknisi sedang memeriksa ketebalan kampas rem (brake pads/shoes) untuk memastikan daya cengkram tetap optimal. (Istimewa)
JawaPos.com - Hal yang biasa dianggap remeh namun riskan adalah sistem pengereman. Ini merupakan bagian penting yang berperan besar dalam menjaga keselamatan keluarga saat melakukan perjalanan jarak jauh. Terlebih saat mudik, mobil sering membawa beban yang berlebih, sehingga meningkatkan gaya inersia dan memperpanjang jarak yang diperlukan untuk berhenti.
Maka sebaiknya pastikan kondisi rem tetap optimal bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga kebutuhan esensial untuk menghadapi berbagai potensi risiko di jalan. Hariadi, Asisten Kepala Departemen Aftersales di PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), mengungkapkan bahwa keselamatan keluarga selama perjalanan mudik sangat dipengaruhi oleh kondisi kendaraan, terutama kinerja rem yang baik—terlebih saat mobil dalam keadaan membawa beban penuh.
"Kami menghimbau bagi pengendara agar melakukan pengecekan menyeluruh agar rem tetap responsif di segala situasi dan kondisi jalan raya," ujarnya di Jakarta (Jumat 13/3).
Hal penting yang harus dilakukan bagi pemilik mobil sebelum melakukan perjalanan jauh.
1. Inspeksi Komponen Mekanis dan Gesekan
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah memeriksa ketebalan kampas rem (brake pads/shoes) untuk memastikan daya cengkram tetap optimal. Jika ketebalan sudah di bawah batas minimal, segera lakukan penggantian sebelum merusak bagian lain.
Perhatikan juga kondisi permukaan piringan cakram (Disc Brake) agar tetap rata dan tidak mengalami gejala warped yang dapat menimbulkan getaran pada setir saat pengereman.
Selain bagian depan, pemeriksaan rem tromol pada roda belakang juga tidak boleh terlewatkan untuk menjaga keseimbangan daya henti. Lakukan penyetelan ulang celah sepatu rem agar kinerja rem tangan tetap pakem saat kendaraan harus berhenti di tanjakan curam.
Pastikan juga piston pada kaliper rem dapat bergerak bebas tanpa hambatan dengan memberikan pelumasan khusus pada pin caliper.
2. Pemeliharaan Sistem Hidraulis dan Cairan
Kualitas minyak rem (brake fluid) memegang peranan kunci dalam menyalurkan tekanan dari pedal ke seluruh roda secara akurat. Karena bersifat higroskopis, minyak rem dapat menyerap uap air yang menurunkan titik didih minyak rem dan berisiko memicu korosi internal.
“Pastikan mobil Suzuki Anda menggunakan cairan Ecstar dengan standar DOT 3 atau DOT 4 sesuai spesifikasi pabrikan guna menghindari kerusakan seal karet,” tambah Hariadi
Jika terdapat udara pada sistem hidraulis rem, maka dapat menyebabkan pedal rem terasa lemah. Lakukan proses bleeding rem dengan benar agar seluruh udara yang terperangkap pada sistem hilang, sehingga tekanan booster rem dan master rem tetap berada pada kondisi prima.
Periksa juga apakah ada gejala selang fleksibel yang mengembang atau retak, karena kerusakan kecil pada bagian ini dapat menyebabkan kebocoran tekanan.
3. Antisipasi Panas Berlebih dan Optimalisasi Teknologi Keselamatan
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Alaves: Momentum Tuan Rumah Bangkit!
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
