Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 14 Januari 2026 | 23.21 WIB

Spion Motor Sering Kendur? Ternyata Ini 6 Penyebab yang Jarang Disadari Pengendara

Ilustrasi spion motor. (pinterest) - Image

Ilustrasi spion motor. (pinterest)

JawaPos.com - Spion motor yang tiba-tiba longgar atau mudah berubah posisi sering dianggap masalah sepele. Padahal, kondisi ini bisa sangat mengganggu kenyamanan bahkan membahayakan keselamatan saat berkendara, terutama ketika kamu membutuhkan pandangan ke belakang secara jelas.

Menariknya, spion yang mudah kendur tidak selalu disebabkan oleh satu faktor saja. Mulai dari kualitas komponen, cara pemasangan, hingga kebiasaan berkendara, semuanya bisa berperan.

Berikut 6 penyebab utama spion motor kamu gampang longgar dan perlu diwaspadai seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia!

1. Kualitas Spion yang Kurang Baik

Tidak semua spion memiliki kualitas material yang sama. Beberapa spion aftermarket atau produk KW biasanya dibuat dari bahan yang kurang kokoh, terutama pada bagian plastik dan mekanisme penguncinya. Hal ini membuat spion tidak mampu menahan getaran secara optimal.

Selain itu, sistem pengunci yang lemah juga membuat spion mudah berubah posisi meski hanya terkena guncangan ringan. Spion semacam ini umumnya bukan bawaan pabrik motor, sehingga daya tahannya jauh di bawah standar.

2. Getaran dan Guncangan Saat Berkendara

Saat motor digunakan, mesin akan menghasilkan getaran yang terus-menerus. Jika kamu sering melintasi jalan berlubang, bergelombang, atau tidak rata, getaran tersebut bisa membuat baut spion perlahan mengendur.

Tanpa perawatan rutin, kondisi ini akan semakin parah. Spion bisa terasa goyang, sulit diatur, bahkan berputar sendiri saat kamu sedang berkendara.

3. Kesalahan dalam Proses Pemasangan

Pemasangan spion yang tidak tepat juga sering jadi penyebab utama. Baut yang dipasang terlalu kencang justru bisa merusak ulir atau mekanisme di dalam spion, sehingga dalam jangka waktu tertentu spion malah jadi mudah kendur.

Sebaliknya, jika kamu memasang spion secara asal tanpa memastikan kekencangannya, spion akan mudah bergerak dan tidak stabil saat motor digunakan.

4. Penggunaan yang Kurang Hati-hati

Tanpa disadari, kebiasaan sehari-hari juga berpengaruh. Memarkir motor di area sempit, menyenggol tembok, atau terkena benturan ringan dengan benda keras bisa membuat posisi spion bergeser.

Jika kejadian ini sering terjadi, pengait spion bisa melemah dan akhirnya membuat spion mudah kendur meski terlihat masih normal dari luar.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore