
Ilustrasi teknisi mengganti oli mesin mobil di bengkel resmi (Dok. Wuling)
JawaPos.com - Mengganti oli mesin tepat waktu adalah langkah penting untuk menjaga performa kendaraan dan mencegah kerusakan serius. Telat mengganti oli bukan sekadar kelalaian, tetapi bisa berujung pada biaya perbaikan hingga belasan juta rupiah.
Dilansir dari laman resmi Auto2000 dan Nasmoco, oli berfungsi melumasi, mendinginkan, sekaligus melindungi komponen mesin dari gesekan. Ketika kualitasnya menurun atau jadwal penggantian diabaikan, maka kerusakan dapat terjadi secara bertahap dan mengganggu kenyamanan berkendara.
Berikut beberapa risiko yang wajib dipahami pemilik kendaraan ketika sering telat mengganti oli mesin:
1. Kerusakan Komponen Mesin
Oli yang sudah aus dan kotor tidak lagi mampu melumasi bagian penting mesin seperti piston, crankshaft, dan camshaft. Gesekan antarlogam terjadi lebih intens, mempercepat keausan dan menimbulkan suara kasar pada mesin. Jika dibiarkan, kerusakan bisa menjalar hingga ke ruang bakar dan sistem lainnya.
2. Penurunan Performa Kendaraan
Mesin yang tidak terlumasi dengan baik bekerja lebih berat. Gejalanya terlihat dari akselerasi yang menurun, suara mesin lebih bising, hingga konsumsi bahan bakar lebih boros. Kondisi ini sering membuat pemilik mobil salah kaprah mengira mesin bermasalah, padahal akar persoalannya hanya telat mengganti oli.
3. Risiko Mesin Overheating
Selain pelumas, oli juga bertugas mengalirkan panas. Oli yang kental, kotor, atau jumlahnya berkurang tidak bisa lagi menyalurkan panas dengan baik. Dampaknya, suhu mesin cepat naik, berisiko overheating, bahkan dapat merusak komponen vital seperti gasket atau silinder.
4. Efisiensi Bahan Bakar Menurun
Gesekan berlebih membuat mesin mengeluarkan tenaga ekstra untuk menghasilkan performa normal. Kondisi ini otomatis meningkatkan konsumsi bahan bakar, sehingga biaya operasional kendaraan semakin tinggi.
5. Biaya Perbaikan Mahal
Telat mengganti oli bisa berakibat fatal pada dompet. Kerusakan parah di ruang mesin dapat memaksa pemilik mobil melakukan overhaul dengan biaya perbaikan mencapai belasan juta rupiah. Dalam kasus ekstrem, mesin bahkan perlu diganti total.
6. Umur Kendaraan Lebih Singkat
Perawatan mesin yang buruk, termasuk telat mengganti oli, memperpendek usia kendaraan secara keseluruhan. Mesin cepat aus, performa menurun, dan nilai jual kembali mobil otomatis ikut turun.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
