
Mesin Mobil Suzuki e Vitara di perlihatkan pada pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Rabu (23/7/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Aki basah adalah salah satu komponen vital dalam mobil yang berfungsi menyimpan dan menyalurkan energi listrik ke berbagai sistem. Kalau kondisinya bermasalah, bukan hanya mesin yang terganggu, tapi perangkat elektronik di dalam mobil juga bisa ikut bermasalah.
Namun, banyak pemilik mobil yang masih abai dalam merawat aki basah. Padahal, dengan perawatan yang tepat dan konsisten, aki basah bisa memiliki daya tahan dan performa yang tidak kalah dengan aki kering.
Berikut ini 4 trik yang bisa kamu terapkan agar aki basah mobilmu tetap prima seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia, Rabu (28/6).
1. Lakukan Pemeriksaan Rutin
Jangan menunggu aki bermasalah baru melakukan pengecekan. Usahakan untuk memeriksa kondisi aki secara berkala, mulai dari bodi aki apakah ada retakan, kondisi tutup atau knop yang harus menempel dengan kuat, hingga memastikan kabel tidak ada yang mengelupas.
Perhatikan juga terminal aki, apakah ada karat atau kerak putih akibat pengapuran. Jika ada, segera bersihkan dengan amplas atau sikat kawat, lalu lindungi terminal menggunakan penutup karet agar lebih awet.
2. Pastikan Air Aki sesuai Takaran
Cairan aki memiliki peran penting dalam menyimpan cadangan listrik. Kalau volumenya berkurang, kemampuan aki menyimpan energi juga otomatis menurun. Karena itu, pastikan air aki selalu berada pada level maksimal atau minimal masih dalam batas aman.
Di pasaran, ada dua jenis air aki yakni botol merah (accu zuur) dan botol biru. Untuk isi ulang, gunakan yang botol biru, karena lebih aman menjaga kestabilan aki.
3. Panasi Mesin Mobil secara Teratur
Kebiasaan memanasi mesin mobil minimal 10 menit sebelum digunakan ternyata berpengaruh pada kesehatan aki. Saat mesin dipanaskan, oli dalam mesin akan bersirkulasi merata, sekaligus alternator akan bekerja mengisi ulang arus listrik ke aki.
Dengan begitu, daya listrik di dalam aki tetap stabil. Namun, sebelum memanasi mesin, jangan lupa cek volume air aki agar hasilnya optimal.
4. Matikan Semua Perangkat Elektronik Sebelum Mematikan Mobil
Kebiasaan kecil ini sering diabaikan, padahal dampaknya cukup besar bagi kesehatan aki. Pastikan kamu mematikan lampu, audio, AC, atau perangkat elektronik lain sebelum mesin mobil dimatikan.
Tujuannya agar saat mobil dinyalakan kembali, arus listrik dari aki fokus sepenuhnya untuk starter mesin, bukan terbagi ke perangkat lain. Hal ini bisa meringankan kerja aki dan membuat usianya lebih panjang.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
