
Lampu mobil penting fungsinya saat berkendara. (RAC)
JawaPos.com - Apakah kamu pernah mengalami lampu mobil yang tiba-tiba redup hanya di satu sisi? Sekilas terlihat sepele, tapi nyatanya kondisi ini bisa menjadi tanda masalah serius pada sistem kelistrikan atau komponen lampu kendaraanmu.
Bukan hanya mengurangi jarak pandang saat berkendara malam hari, lampu redup juga bisa mengganggu kenyamanan bahkan keselamatan pengguna jalan lain. Terlebih jika kamu terbiasa menyalakan lampu jauh untuk menggantikan lampu dekat yang rusak, sinarnya bisa menyilaukan pengendara dari arah berlawanan.
Berikut 5 faktor yang sering menjadi penyebab lampu mobil redup sebelah seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia!
Reflektor berfungsi memantulkan cahaya agar sinar lampu menyebar lebih luas dan jauh. Namun seiring waktu, reflektor bisa mengalami penurunan fungsi. Penyebabnya bisa karena karat, debu yang menumpuk, hingga paparan panas dari bohlam itu sendiri.
Reflektor yang kusam akan membuat cahaya lampu terhambat sehingga terlihat lebih redup. Jika dibiarkan, kondisi ini tidak hanya mengurangi penerangan, tetapi juga membuat kamu kesulitan melihat jalan saat hujan deras atau berkabut.
Bohlam merupakan sumber cahaya utama lampu mobil. Ketika menggunakan bohlam palsu atau kualitas rendah, daya tahannya tentu tidak sebanding dengan produk asli. Bohlam seperti ini biasanya cepat panas, cepat redup, dan akhirnya mati.
Bahkan, bohlam yang usianya sudah tua pun akan menurun kualitas sinarnya secara bertahap. Jadi, jika lampu sebelah mulai redup, bisa jadi bohlamnya memang sudah waktunya diganti dengan yang baru dan berkualitas baik.
Relay adalah saklar elektrik yang berfungsi menyalurkan arus listrik ke lampu mobil. Jika relay bermasalah atau rusak, arus listrik tidak akan tersalurkan dengan sempurna. Akibatnya, cahaya lampu bisa melemah bahkan mati total saat kendaraan sedang digunakan.
Masalah pada relay sering tidak langsung disadari, sehingga penting bagi kamu untuk rutin mengeceknya ketika lampu mulai redup.
Setiap mobil memiliki standar voltase tertentu untuk sistem kelistrikan lampu. Jika kamu memasang bohlam dengan voltase yang lebih rendah, hasil cahayanya pasti akan lebih redup.
Sebaliknya, bohlam dengan voltase terlalu tinggi bisa membuat sistem kelistrikan cepat panas dan berpotensi merusak komponen lainnya. Karena itu, penting sekali memastikan bohlam pengganti sesuai dengan spesifikasi yang dianjurkan oleh pabrikan.
Sekring adalah komponen pelindung utama dalam sistem kelistrikan mobil. Jika ada arus berlebih akibat kabel terkelupas atau soket yang kendor, sekring akan otomatis putus untuk mencegah kerusakan lebih parah.
Namun, ketika sekring putus, biasanya hanya salah satu sisi lampu yang akan redup atau mati. Kondisi ini sering mengecoh pengemudi karena terlihat seolah hanya lampu yang bermasalah, padahal sumbernya ada pada sistem pengaman listrik kendaraanmu.

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Nathalie Holscher-Aripat Menikah, Sule Titip Pesan untuk Adzam, Balasan Nathalie Jadi Sorotan
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Analis Ungkap Strategi Iran Pilih Sasar Negara Teluk Tanpa Serang Kapal Induk AS
