
Hyundai Motors Indonesia (HMID) resmi memperkenalkan STARGAZER Cartenz di GIIAS 2025. (Istimewa)
JawaPos.com-Pameran otomotif akbar Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 menjadi panggung bagi sejumlah brand untuk meluncurkan produk terbaru mereka. Di antara sekian banyak mobil yang di-launching, ada sepasang mobil yang menyita perhatian. Keduanya adalah Hyundai Stargazer Cartenz dan Hyundai Stargazer X Cartenz.
Pihak Hyundai Indonesia menyebutkan, keduanya bukan sekadar facelift dari versi sebelumnya, melainkan pembaruan menyeluruh untuk menjawab kebutuhan perjalanan di Indonesia.
Penyematan nama Cartenz sendiri terinspirasi dari Puncak Cartenz, yang merupakan gunung tertinggi di Indonesia (4.884 mdpl) yang terletak di Pegunungan Jayawijaya, Papua. Filosifinya adalah, mobil tersebut bisa menjadi puncak kenyataman, inovasi, dan daya tahan untuk pelanggan Indonesia.
’’Ini adalah The Real Indonesian Car, mobil yang memang ditujukan untuk pasar Indonesia. Rancangannya telah disesuaikan dengan karakteristik jalan dan lalu-lintas di Indonesia,’’ ungkap Predent Director Hyundai Motor Indonesia (HMID) Ju Hun Lee.
Tak heran, jika kemudian banyak pembaruan yang diaplikasikan pada Stargazer Cartenz dan Stargazer Cartenz X. Kedua model tersebut telah dilengkapi fitur keselamatan canggih seperti Rear & Front Parking Distance Warning, Smart Cruise Control with Stop & Go, Blind-spot Collision-avoidance Assist (BCA) , dan Surround View Monitor (SVM). Khusus Cartenz X, teknologi Shift-by-Wire yang ditempatkan di dekat setir menambah kesan modern dan fungsionalitas ruang penyimpanan.
Pengemudi juga dimudahkan berkat Built-in Navigation dan sistem Smart Cruise Control, yang memungkinkan mobil berhenti dan melaju otomatis saat menghadapi kemacetan, memberi kenyamanan ekstra dalam lalu-lintas padat.
Namun, apakah klaim yang diungkapkan oleh pihak HMID sesuai dengan kenyataan? Wartawan JawaPos.com membuktikannya dalam sesi tes drive di sekitar ICE BSD, yang menjadi tempat penyelenggaraan GIIAS 2025.
Test drive Hyundai Stargazer Cartenz di area ICE, BSD, tempat penyelenggaraan GIIAS 2025. (Dinarsa Kurniawan/JawaPos.com)
Ketika melakukan tes drive tersebut, mobil yang digunakan adalah Stargazer Cartenz. Kesan pertama yang didapatkan setelah masuk ke dalam, adalah kabin yang lapang. Pada bagian interior disematkan seamless multi-display berteknologi tinggi dengan tata letak optimal untuk visibilitas, dilengkapi ambient lighting yang memperkuat kesan modern.
Saat melaju di arena test drive, mobil terasa sangat lembut. Fitur-fitur keselamatan yang sudah disematkan pun sangat membantu pengemudi untuk memantau kondisi lalu-lintas. Misalnya fitur Blind-spot Collision-avoidance Assist (BCA) yang mampu mencegah tabrakan dengan mendeteksi kendaraan di area blind spot dan memberikan peringatan serta bantuan pengereman.
Ketika test drive tersebut, empat mode berkendara yang disematkan pada mobil tersebut juga sempat dicoba, yaitu: Comfort, Eco, Sport, dan Smart, meskipun terasa kurang maksimal saat menggunakan mode Sport, karena rute test drive yang relatif pendek.
Sementara itu, suspensi dari Stargazer Cartenz sendiri terasa tak ada beda dengan versi lamanya. Tidak bisa dibilang lembut, meskipun tidak keras juga. Sebab, pada sektor suspensi tidak ada pembaruan. Stargazer versi terbaru tersebut tetap menggunakan suspensi depan MacPherson Strut dan Coupled Torsion Beam utuk bagian belakangnya.
Kesimpulannya, kesan pertama dari mengemudi Stargazer Cartenz adalah, sangat enak untuk dikendarai alias fun to drive. Berbagai pembaruan yang ditambahkan dari edisi sebelumnya, membuat pengalaman berkendara lebih optimal. Mobil pun menjadi lebih fungsional dan stylish. (*)

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
