Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 11 Juli 2025 | 02.48 WIB

Pemilik Mobil Wajib Tahu, Segini Batas Voltase Aki yang Sehat dan Siap Pakai

Ilustrasi: Mengecek aki mobil. (Astra Otoshop) - Image

Ilustrasi: Mengecek aki mobil. (Astra Otoshop)

JawaPos.com - Salah satu penyebab paling umum mobil mogok adalah aki yang bermasalah. Padahal, aki memegang peran penting dalam sistem kelistrikan kendaraan, termasuk untuk menyalakan mesin lewat motor starter, menghidupkan ECU, hingga memasok daya ke berbagai komponen elektronik lainnya.

Agar pengemudi tidak terkaget-kaget saat mobil tiba-tiba tak bisa dinyalakan, penting untuk memperhatikan indikator kondisi aki. Salah satu indikator paling mudah dipantau adalah tegangan atau voltase aki.

Cara mengetahui voltase aki mobil apakah masih sehat atau sudah perlu dilakukan penggantian sangat mudah. Tegangan normal aki saat mesin mati berada di kisaran 12,6 Volt, yang menandakan kondisi aki 100 persen terisi. 

Jika angkanya sedikit di bawah itu, misalnya mendekati 12 Volt, biasanya masih dianggap wajar dan mobil masih bisa berfungsi dengan baik. Namun, begitu mesin dinyalakan, voltase seharusnya naik ke kisaran 13,5 hingga 14,5 Volt. Peningkatan ini disebabkan oleh kerja alternator yang mengisi ulang daya aki saat mesin hidup. 

Jika voltase tetap rendah atau justru turun di bawah 12 Volt ketika mesin menyala, bisa jadi alternator bermasalah atau aki sudah mulai lemah.

Aki yang lemah biasanya menunjukkan voltase di bawah 11 Volt, dan hal ini akan berdampak pada seluruh sistem kelistrikan mobil. Mesin bisa sulit dinyalakan, lampu meredup, atau perangkat elektronik tidak bekerja optimal.

Jika voltase aki turun di bawah ambang batas normal, pengisian ulang menjadi langkah pertama yang bisa dilakukan. Untuk aki kering, proses ini cukup sederhana karena hanya perlu diisi ulang menggunakan charger aki.

Sementara itu, aki basah memerlukan perhatian lebih. Selain pengisian ulang, pemilik mobil juga perlu memeriksa dan menambah air aki (zuur) jika volumenya berkurang. 

Penting untuk tidak melakukan pengisian berlebihan (overcharge), karena justru dapat merusak sel aki secara permanen.

Memahami voltase aki dan cara kerjanya dapat membantu pengemudi menghindari risiko mogok mendadak. Dengan perawatan rutin dan pemeriksaan berkala, aki dapat berfungsi optimal dan usia pakainya pun lebih panjang. 

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore