Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 7 Mei 2025 | 14.25 WIB

Polytron Ungkap Mobil Listrik G3 dan G3+ Tak Sepenuhnya Rebadge dari Model Milik Skyworth Auto

Polytron Indonesia meluncurkan mobil listrik G3 dan G3+, hasil kolaborasi dengan Skyworth Auto, dengan spesifikasi berbeda untuk pasar Indonesia. (Nanda Prayoga/JawaPos.com) - Image

Polytron Indonesia meluncurkan mobil listrik G3 dan G3+, hasil kolaborasi dengan Skyworth Auto, dengan spesifikasi berbeda untuk pasar Indonesia. (Nanda Prayoga/JawaPos.com)

JawaPos.com - Polytron Indonesia resmi meluncurkan dua mobil listrik yakni G3 dan G3+ di tanah air. Kendaraan ini hadir dari kolaborasi Polytron dengan Skyworth Auto dalam bentuk rebadge dari kendaraan Skyworth ET5 yang telah dipasarkan di Tiongkok.

Menanggapi hal ini, Commercial Director Polytron, Tekno Wibowo, mengatakan bahwa rebadge dengan produk perusahaan Tiongkok tak sepenuhnya benar. Sebab, kedua mobil yang baru diluncurkan ini memiliki spesifikasi yang berbeda.

“Rebadge sih tak sepenuhnya bener ya, karena kalau dicari di sana nggak ada yang spesifikasinya sama kayak yang kita bawa di Indonesia,” kata Tekno di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Selasa (6/5).

“Jadi sebetulnya kita juga melakukan beberapa adjustment ya perubahan disesuaikan dengan karakter konsumen di Indonesia sih,” ungkap dia.

Terkait rencana produk kedepannya, Tekno tidak mengungkap apakah akan memproduksi mobil secara mandiri atau tidak. Hanya saja, ia mengaku terbuka untuk bekerjasama dengan berbagai pihak.

“Buat kita, kita terbuka ya kerjasama dengan semua partner, yang penting kita punya visi yang sama untuk membangun industri mobil listrik ini di Indonesia,” jelas dia.

Tekno pun turut menceritakan awal kolaborasi Polytron dengan Skyworth Auto. Awalnya, produsen EV pertama di Indonesia ini mencari perusahaan yang mempunyai visi yang sama. 

Selanjutnya, Polytron mengenali produk dari perusahaan yang ingin diajak kolaborasi terkait cocok atau tidaknya dengan apa yang diinginkan Polytron.

“Kalau sesuai baru kita lakukan penyesuaian-penyesuaian sehingga produknya cocok Untuk market di Indonesia,” jelas dia.

Kolaborasi ini pun mencakup beberapa eksklusifitas dan kuantitas yang harus dicapai Polytron. Namun, ia tak mengungkap detail mengenai kerjasama antara kedua perusahaan tersebut. 

“Bisnis kan give and take. Selama kita bisa deliver promise kita ya seharusnya gak ada alasan buat mereka untuk masuk sendiri (ke pasar Indonesia),” tutup Tekno.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore