Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 3 Juli 2024 | 21.39 WIB

Jangan Dibiasakan! Ini Risiko Mengisi Bensin Terlalu Penuh

Mengisi BBM pada motor. (Water Adventure Dubai).

JawaPos.com - Mengisi bahan bakar atau BBM merupakan kewajiban yang harus dan pasti dilakukan semua pemilik kendaraan bermotor. Tanpa bahan bakar, kendaraan bermotor nggak akan bisa nyala, nggak bisa diajak jalan dan menemani aktivitas pemiliknya.

Namun, di antara kegiatan rutin mengisi bahan bakar minyak atau BBM ini, ada banyak mitos yang beredar dan telanjur dipercayai, misalnya harus menggoyang mobil atau motor saat mengisi bahan bakar agar bensin bisa penuh maksimal.
 
Kemudian, salah satu hal yang harus dihindari saat mengisi BBM di baik di motor atau mobil Anda sebenarnya adalah lubernya BBM saat pengisian. Beberapa hal negatif bisa timbul jika Anda seringkali mengisi BBM hingga tumpah-tumpah.
 
 
Dilansir dari STPOil, posisi normal pengisian BBM adalah posisi jalan datar sehingga bisa mengisi tangki dalam kondisi penuh. Tidak ada SPBU yang melakukan pengisian dalam posisi miring sehingga bisa saja kita mengisi bensin pada posisi penuh sampai menyentuh bibir dan tutup tangki.
 
Namun, Anda juga harus menyadari bahwa tidak selamanya jalanan benar-benar datar, ada yang menanjak ada juga yang bergelombang. Jika Anda mengisi bensin mobil atau motor hingga benar-benar penuh lalu melewati jalan seperti tersebut maka bensin tentunya akan tumpah, rembes atau menguap. 
 
Apalagi jika tutup tangki Anda sudah tidak dalam kondisi yang baik (drat aus, berkarat, tidak tertutup rapat) maka bisa saja bensin akan tumpah. Harus Anda ketahui bahwa uap bensin juga sangat berbahaya untuk kesehatan. Setiap bensin yang tumpah atau menguap akan menjadi faktor penyumbang polusi udara.
 
 
Selain itu, bensin merupakan salah satu bahan yang mudah terbakar. Ketika mengisi bensin hingga penuh dan tumpah dan berdekatan dengan sumber api, kita tidak akan bisa mencegah api menjalar ke kendaraan kita. Jadi, jangan pernah mengisi BBM hingga penuh bahkan luber ke permukaan.
 
Selain itu, mengisi bensin hingga penuh membuat tekanan bensin saat mengembang berkurang. Hal itu dikarenakan di dalam ruang tangki, tidak terdapat cukup udara untuk sirkulasi bensin dan hal tersebut bisa berbahaya. Setiap tangki bensin kendaraan selalu dilengkapi dengan lubang hawa. 
 
 
Lubang ini berfungsi untuk mengurangi tekanan yang dihasilkan BBM saat ada di dalam tangki bensin. Bila seluruh ruang tangki dipenuhi dengan bahan bakar, maka gas yang timbul hasil ekspansi BBM akan keluar dari tangki melalui selang sehingga BBM terbuang percuma.
 
Maka, hindari mengisi bensin sampai menyentuh tutup tangki saat ditutup. Jika ini dilakukan maka artinya ruang udara sudah tidak optimal atau sangat sedikit, padahal ruang udara dalam tangki ini berfungsi untuk mengurangi tekanan pada tangki saat bensin mengembang. 
Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore