
Pembalap Mercedes AMG Petronas Lewis Hamilton melaju saat sesi latihan balap F1 GP di Las Vegas Strip Circuit, Nevada, AS pada Jumat (17/11). ANTARA FOTO/Gary A. Vasquez-USA TODAY Sports via Reuters
JawaPos.com - Tim balap Mercedes tengah mempersiapkan performa terbaik dan lebih kuat untuk mengarungi Formula 1 musim mendatang.
Hal ini dibenarkan oleh Pemimpin tim balap Toto Wolff yang mengatakan jika pihaknya tengah mematangkan konsep, desain dan pengembangan mobil.
Sebelumnya diketahui, Mercedes finis di peringkat kedua dalam klasemen konstruktor di belakang tim balap Red Bull, yang terus mendominasi di tengah regulasi F1 terkait ground effect.
Momen tersebut menjadi masa yang cukup kesulitan bagi Mercedes, setidaknya dua musim terakhir.
"Saya pikir kita perlu mengambil tindakan ini dengan bersikap rendah hati dan menganggap hari ini sebagai hari yang baik. Meski begitu, masih ada 'puncak gunung' yang harus didaki untuk mengejar Red Bull," ungkap Wolff, dikutip dari laman resmi F1, Senin (4/11).
Dilansir dari ANTARA, adapun musim 2023 menjadi musim yang menantang bagi tim balap Inggris tersebut. Selain karena menandai dua musim beruntun Lewis Hamilton tidak meraih satu pun kemenangan grand prix.
Hal tersebut sekaligus mematahkan dominasi Mercedes yang memenangkan delapan klasemen konstruktor dari tahun 2014 hingga 2021.
Sedangkan Red Bull, kini berhasil menjadi tim terkuat dengan meraih dua gelar juara dunia, gelar konstruktor dan memenangkan 21 dari 22 balapan sepanjang musim 2023.
Dari perjalanan yang tentunya tidak mulus bagi Mercedes, Wolff mengaku masih belum patah semangat untuk menemukan strategi dan pengembangan yang sesuai untuk mobil Hamilton dan George Russell untuk musim depan.
"Meskipun kami hanya finis di peringkat kedua, ini juga merupakan peluang yang sangat besar untuk kembali dan membalap dengan kuat menuju kemenangan," ujar Wolff
Walaupun sebagai pihak lawan, Wolff memberikan pujian terhadap kemampuan Red Bull yang cepat beradaptasi dengan peraturan baru serta mempertahankan dominasinya dengan lebih kuat.
"Red Bull memulai balapan di bawah peraturan baru ini pada 2022 dengan keunggulan besar dan mampu mempertahankannya dan kita semua harus sangat menghormati pencapaian mereka di sisi teknik dan pengemudi," kata pria asal Austria itu.
"(Di atas kertas) Mengalahkan Red Bull di bawah peraturan saat ini adalah hal yang tidak mungkin terjadi, namun pada saat yang sama, kita telah melihat McLaren dan Alpha Tauri, yang mampu menjadi kuat di akhir," tambahnya.
Sekali lagi, Wolff memastikan jika dirinya dan tim akan berupaya semaksimal mungkin demi kompetitif untuk menghadapi persaingan di Formula 1 musim mendatang.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
