
Berbagai mobil Toyota dengan konsep mobil listrik bertenaga baterai pada sebuah acara perusahaan pada 14 Desember 2021. (Sumber: REUTERS/Kim Kyung-Hoon)
JawaPos.com - Pameran otomotif Tokyo kembali hadir untuk pertama kalinya dalam empat tahun vakum.
Namun kehadirannya kini berganti nama menjadi era kendaraan listrik, dalam perombakan pemasaran yang mungkin lebih mencerminkan aspirasi industri tentang kendaraan listrik.
Japan Mobility Show, yang dibuka pada Kamis (19/10), hadir pada saat yang kritis bagi industri dalam negeri.
Toyota, produsen mobil terlaris di dunia, tahun ini mengumumkan perubahan strategi pada kendaraan listrik bertenaga baterai, termasuk rencana untuk mengkomersialkan baterai canggih dan mengadopsi teknologi die-casting yang dipelopori oleh Tesla.
Pergeseran Toyota dalam pengembangan mobil listrik telah membantu membungkam kritik, bahwa mereka terlalu lambat dalam mengadopsi kendaraan listrik bertenaga baterai.
Hal ini tidak begitu baik untuk kompetitornya, seperti Subaru, Mazda, dan Mitsubishi Motors yang mungkin menghadapi tantangan yang lebih berat dalam pengembangan kendaraan listrik, kata para analis dilansir dari Reuters.
Sementara itu, produsen mobil terkemuka Tiongkok, BYD akan menjadi produsen mobil Tiongkok pertama yang memamerkan modelnya di pameran tersebut, dan menjadi satu dari hanya tiga pabrikan mobil asing yang hadir dalam pameran, yakni Mercedes dan BMW.
Dan tidak seperti banyak perusahaan Jepang yang akan memamerkan mobil konsepnya, semua pembuat mobil asing akan memamerkan kendaraan listrik baterai yang sudah atau akan diproduksi massal.
Tampaknya ada 'kesenjangan yang semakin besar' antara produsen mobil Jepang yang lebih kuat, seperti Toyota dan Honda yang menghasilkan rekor profit pada penjualan, dan produsen mobil yang lemah dalam penjualan, kata Koji Endo, kepala penelitian ekuitas di SBI Securities.
Industri otomotif Jepang juga menghadapi tekanan dari biaya input yang tinggi dan merosotnya penjualan di Tiongkok, di mana merek-merek Jepang seperti Nissan dan Mitsubishi, yang dilaporkan telah memutuskan untuk menghentikan produksi di sana, terkena dampak yang lebih parah dibandingkan produsen non Tiongkok lainnya.
Baca Juga: Gagal Move On, Influencer Afifah Riyad Diserang oleh Mantan Pacar Suaminya Hingga Babak Belur
Toyota akan menampilkan berbagai model konsep mobil bertenaga baterai di pameran tersebut, termasuk truk pikap ukuran sedang dan mobil sport.
Perusahaan akan menampilkan model-model baru dari seri Century dan Crown, yang sebelumnya telah diluncurkan sebagai kendaraan hybrid dan hybrid plug-in.
Nissan berencana menampilkan model Ariya, Leaf, dan Sakura dengan tenaga baterai, selain model konsep EV baterai baru seperti minivan mewah.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
