
LOYAL: Gathering dan touring Altis Indonesia Community digelar setiap bulan.
JawaPos.com – Beda orang beda selera. Meski populasi sedan tak sebanyak mobil keluarga, Altis Indonesia Community (Altic) membuktikan bahwa mobil sedan tetap asyik untuk ”dipelihara”. Baik untuk tunggangan sehari-hari sampai ajang eksplorasi modifikasi.
Awalnya, Altic hanya sekumpulan owner Toyota Corolla Altis yang gemar ngobrol di dunia maya. Setelah lama berkomunikasi, mereka sepakat untuk mengadakan kopi darat perdana pada 22 Oktober 2010. Pesertanya semakin banyak hingga pada 11 November 2011 Altic resmi berdiri.
Anggota awalnya hanya 24 orang. Namun, kini Altic sudah memiliki 611 anggota yang tersebar di 10 chapter. ”Rata-rata member tahu dari media sosial. Jadi, tidak heran kalau jaringan member terbentuk sampai luar pulau,” ujar Wisnu Hartono, humas Altic.
Altic mewadahi para pemilik Toyota Corolla generasi kesembilan sampai generasi kesebelas. Para anggota Altic sepakat menyukai Corolla Altis karena modelnya tidak mainstream dan menantang untuk dimodifikasi. ”Bentuknya terkesan seperti mobil bapak-bapak. Namun, jika berhasil mendapatkan perpaduan modifikasi yang pas, hasilnya bisa sangat bagus,” tutur Wisnu.
Anggota Altic juga tertantang untuk mengubah tampilan karena tak mudah mendapatkan spare part modifikasi. ”Misalnya untuk mewujudkan modifikasi hella flush, kami sering kesulitan mencari suspensi coilover untuk Altis. Akhirnya, beberapa anggota rela mengimpor langsung coilover dari luar negeri,” tambah Wisnu. Tak sekadar mengimpor, beberapa anggota juga punya hobi jalan-jalan ke luar negeri untuk hunting part modifikasi Altis.
Kegiatan komunitas itu tentu bukan hanya seputar modifikasi. Altic juga rajin mengadakan gathering bulanan dan touring tahunan. Altic juga selalu menyisipkan kegiatan community social responsibility dalam setiap touring tahunan.
”Bentuknya beragam, mulai dari penanaman pohon sampai promosi tempat wisata di tempat tujuan touring,” terang Wisnu. (agf/c11/noe/sep/JPG)

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
