
Suzuki GSX-8T dan GSX-8TT yang meluncur untuk pasar Eropa dan Amerika tampil lebih segar.
JawaPos.com - Bagi pengendara motor, helm bukan sekadar pelindung kepala, tapi juga teman setia di setiap perjalanan. Sayangnya, pemakaian rutin sering membuat bagian dalam helm menyerap keringat dan menimbulkan bau tak sedap yang mengurangi kenyamanan berkendara.
Masalah ini bukan sekadar soal wangi, tapi juga menyangkut kebersihan dan kesehatan. Keringat yang menumpuk dapat menjadi sarang bakteri dan jamur. Kabar baiknya, ada beberapa trik mudah dan murah yang bisa membuat helm kembali segar tanpa perlu keluar biaya besar.
Berikut 4 cara hilangkan bau keringat di helm motor seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia, Jumat (8/8).
1. Cuci Bagian dalam Helm
Langkah pertama adalah mencuci busa dan padding helm yang bisa dilepas. Gunakan sabun cair lembut dan air hangat agar kotoran serta keringat terangkat sempurna.
Bilas hingga tidak ada sisa sabun yang tertinggal, lalu keringkan dengan hair dryer bersuhu rendah atau cukup diangin-anginkan di tempat teduh. Pastikan semua bagian kering total sebelum dipasang kembali agar bau tidak kembali muncul.
2. Hilangkan Bau dengan Baking Soda
Baking soda dikenal sebagai penyerap bau alami yang ampuh. Taburkan bubuk ini ke bagian dalam helm, terutama di area yang sering terkena keringat.
Diamkan semalaman agar mampu menyerap bau dan kelembaban berlebih. Keesokan paginya, bersihkan sisa bubuk dengan kain kering. Cara ini aman dilakukan rutin dan tidak merusak bahan helm.
3. Gunakan Kapur Barus untuk Efek Wangi
Kapur barus bukan hanya untuk lemari, tapi juga bisa menjaga helm tetap wangi dan kering. Letakkan beberapa butir di dalam helm selama beberapa jam untuk mengusir bau serta mencegah kelembaban.
Agar aromanya tidak terlalu menyengat, bungkus kapur barus dengan kain tipis. Jangan lupa menggantinya secara berkala untuk mempertahankan efeknya.
4. Gunakan Semprotan Disinfektan Bebas Alkohol
Jika ingin cara cepat, semprotkan disinfektan bebas alkohol pada bagian dalam helm, terutama busa yang sering menyerap keringat. Disinfektan ini membunuh bakteri penyebab bau tanpa merusak bahan.
Setelah disemprot, biarkan helm terbuka beberapa menit hingga cairan mengering sempurna sebelum digunakan kembali. Cara ini praktis untuk menjaga kesegaran sehari-hari.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
