Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 4 Desember 2024 | 15.40 WIB

Seringkali Diabaikan Pengendara, Ini Tips Melakukan Perawatan Ban Mobil

Ilustrasi: Ban mobil selip saat hujan. (Pakwheels) - Image

Ilustrasi: Ban mobil selip saat hujan. (Pakwheels)

JawaPos.com - Merawat ban mobil merupakan aspek penting dalam perawatan kendaraan. Sayangnya, perawatan ban seringkali diabaikan.
 
Padahal ban yang baik merupakan aspek penting untuk keselamatan, kenyamanan dan efisiensi berkendara.
 
Jika menemukan kerusakan pada ban, biaya yang dikeluarkan pun besar. Oleh karenanya, pengemudi diharapkan rutin merawat ban agar awet dan selalu nyaman digunakan.
 
Berikut adalah tips melakukan perawatan pada ban seperti dilansir dari astra-daihatsu.id
 
Lakukan Spooring dan Balancing
 
Melakukan spooring dan balancing dianjurkan untuk dilakukan pada setiap 20.000 kilometer. Namun, jika mobil sering dipakai pada jalanan yang rusak, sebaiknya dilakukan pada setiap 10.000 kilometer.
 
Spooring merupakan proses penyesuaian sudut roda kendaraan agar sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan oleh pabrik. Proses ini melibatkan penyesuaian sudut kemudi caster, camber, dan toe-in/toe-out.
 
Sedangkan balancing adalah proses memastikan bahwa roda dan ban kendaraan memiliki distribusi ban yang merata. Ketidakseimbangan pada roda dan ban bisa menyebabkan getaran pada kendaraan, terutama pada kecepatan tinggi yang bisa merusak sejumlah komponen.
 
Tekanan Angin Harus Pas
 
Jika salah satu ban ditemukan memiliki tekanan yang kurang, maka segera dilakukan penambahan tekanan.
 
Pengemudi harus memeriksa tekanan pada ban yang terlihat kekurangan angin dan menyesuaikan tekanan angin agar sama dengan rekomendasi yang diberikan oleh pabrik.
 
Secara umum, tekanan angin standar untuk ban mobil berada di antara 32 hingga 35 psi, tergantung dengan ukuran ban.
 
Disarankan untuk tidak melebihi batas ini, lantaran tekanan angin yang terlalu tinggi bisa membuat ban menjadi terlalu keras.
 
Gunakan Ban Sesuai Ukuran
 
Langkah penting dalam merawat ban dan kendaraan adalah dengan menggunakan ban yang sesuai ukuran.
 
Ban yang sesuai ukuran bisa memberikan daya cengkeram yang optimal pada jalan. Ban yang terlalu kecil ataupun terlalu besar bisa mengurangi stabilitas kendaraan dan mengganggu kemampuan pengendalian.
  
Hindari Kelebihan Kapasitas
 
Ban dirancang untuk menanggung ban tertentu yang sesuai dengan spesifikasinya. Membawa ban yang melebihi kapasitas rekomendasi maksimum oleh pabrik bisa mengakibatkan sejumlah masalah seperti kekurangan daya cengkeram.
 
Hindari Jalanan yang Rusak
 
Jalanan yang rusak seringkali memiliki retakan, lubang, bahkan permukaan yang tak rata. Mengemudi di atas jalanan seperti ini bisa mengakibatkan ban terkena benturan dan mengalami kerusakan.
 
Pastikan Punya Ban Cadangan
 
Punya ban cadangan dalam kondisi baik adalah langkah penting untuk memastikan kesiapan di jalan, terlebih untuk menghadapi kondisi darurat.
 
Jika salah satu ban utama mengalami kerusakan saat berkendara, maka pengendara memiliki opsi untuk menggantinya dengan ban cadangan.
 
Hindari Menyemir Ban
 
Hindari penggunaan semir ban secara teratur pada ban. Sebab, jika digunakan secara berlebihan, semir akan menyebabkan permukaan sisi ban menjadi retak. 
 
Bahkan, saat mencuci ban, menghilangkan residu semir bisa menjadi hal yang sulit, bahkan jika menggunakan sabun.
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore