Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 10 Agustus 2024 | 02.41 WIB

Perlukah Ganti Oli Mesin Lebih Cepat? Ini Penjelasannya

Kapan oli mesin perlu diganti bisa dilihat pada dipstick-nya dengan mengecek warna, volume dan kekentalan oli. (Hyundai) - Image

Kapan oli mesin perlu diganti bisa dilihat pada dipstick-nya dengan mengecek warna, volume dan kekentalan oli. (Hyundai)

 
JawaPos.com - Setiap kendaraan yang menggunakan mesin tentu wajib menjalani perawatan rutin seperti ganti oli. Prosedur rutin ini adalah salah satu bentuk perawatan wajib yang tidak boleh dilupakan oleh pemilik kendaraan yang digunakan sehari-hari seperti motor atau mobil.
 
Periode penggantian oli ini bisa beragam. Tergantung jenis mesinnya, atau jenis oli yang digunakan. Selain itu, interval atau jarak penggantian oli pada mesin motor atau mobil juga berbeda. 
 
Umumnya 2.000 km sekali untuk motor atau setiap dua bulan sekali. Sementara untuk mobil lebih bervariasi. Ada yang 6.000 km sekali atau bahkan 10.000 hingga 15.000 km sekali. Tergantung bagaimana pabrikan menyarankannya.
 
 
Lantas, apakah boleh mengganti oli dengan interval yang lebih cepat? Misalnya 10.000 Km atau bahkan 5.000 Km. Jawabannya tentu saja boleh. 
 
Bahkan direkomendasikan pada beberapa kondisi. Dilansir dari laman Hyundai, pergantian oli lebih cepat bisa atau boleh dilakukan jika, pemilik memilih untuk menggunakan jenis oli lain, misalnya non sintetis, maka wajib mengganti oli dengan interval yang lebih pendek karena oli non sintetis memiliki daya tahan yang lebih rendah. 
 
Oli non sintetis memiliki interval maksimal 5.000 Km pada mobil. Jadi otomatis, jika sebelumnya menggunakan oli sintetis, kemudian berpindah ke oli non sintetis, interval penggantian olinya akan jadi lebih cepat.
 
 
Kemudian, penggantian oli lebih cepat bisa dan harus dilakukan jika kendaraan misalnya mobil sering digunakan melalui medan berat, misalnya menanjak, bertahan di putaran tinggi, oli bisa saja menjadi panas dan mengalami degradasi. Sebaiknya diganti dengan lebih cepat.
 
Secara pasti, ada baiknya untuk sesekali mengecek kondisi oli melalui dipstick. Dipstick ini ada tidak hanya pada mobil saja, pada mesin motor pun ada. Jika sudah mulai menghitam, maka ada baiknya melakukan penggantian oli. 
Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore