Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 6 Agustus 2024 | 18.45 WIB

Kalau Rusak Seharga Mobil Baru, Tips Merawat Baterai Mobil Listrik Ini Perlu Dicatat Para Pemilik EV Kalau Nggak Mau Boncos

Ilustrasi: Pengecasan baterai mobil listrik. (RianAlfianto/JawaPos.com). - Image

Ilustrasi: Pengecasan baterai mobil listrik. (RianAlfianto/JawaPos.com).

JawaPos.com - Mobil listrik seperti namanya adalah kendaraan modern yang sumber energinya berasal dari baterai. Energi yang tersimpan pada baterai ini merupakan sumber penggerak mobil, sehingga perlu perawatan yang tepat agar terjaga performanya.
 
Baterai pada kendaraan listrik juga adalah komponen inti karena fungsinya yang sangat krusial. Tanpa baterai, tentu saja mobil tidak akan bisa menggerakan motor listrik, sehingga roda mobil tidak akan berputar.
 
Oleh karena itu, bagi pemilik mobil Electric Vehicle atau mobil EV, penting melakukan perawatan baterai. Sebab harga komponen baterai pada mobil listrik juga jadi yang paling mahal, kalau rusak, lebih baik membeli baru dari pada memperbaiki yang ada.
 
 
Sebenarnya tidak sulit kok, merawat baterai mobil listrik bagi Anda-anda yang sudah punya mobil listrik. Apa saja tipsnya? Berikut selengkapnya.
 
Jaga Suhu Baterai, Parkir di Tempat Teduh
 
Performa baterai mobil listrik yang terekspos suhu panas akan berkurang. Hal ini dikarenakan sistem termal atau manajemen panas pada unit baterai kendaraan akan bekerja lebih keras untuk menjaga kestabilan suhunya. 
 
Akibatnya, daya dan kapasitas baterai kendaraan listrik Anda akan lebih cepat habis. Untuk mencegah dampak negatif tersebut, pastikan Anda mencari tempat parkir yang tidak terpapar sinar matahari secara langsung. 
 
Sebisa mungkin, parkirlah di gedung parkir atau basement. Kalau itu tidak memungkinkan, Anda dapat memarkir kendaraan di luar ruangan. Namun, pastikan lokasi yang dipilih terlindungi oleh pohon atau atap. Usahakan selalu teduh.
 
Timing Pengecasan
 
Kedua, supaya baterai mobil listrik Anda bertahan lebih lama, jangan biarkan persentase dayanya turun hingga kurang dari 20 persen. Hal ini akan menyebabkan penurunan tegangan daya yang berpotensi mengurangi kapasitas serta usia baterai. 
 
Akan tetapi, bukan berarti Anda harus mengisi ulang daya kendaraan listrik setiap saat. Lantas, seperti apakah waktu yang ideal untuk mengisi ulang baterai mobil listrik? Jawabannya adalah setiap dua hari sekali. 
 
Rentang waktu atau timing pengecasan yang tepat ini akan mencegah penurunan tegangan energi dan kapasitas baterai yang disebabkan oleh overcharging. Dengan demikian, baterai Anda akan lebih awet.
 
Hindari Kebiasaan Sampai Penuh
 
 
Kebiasaan lain yang bisa memperpendek usia dan kapasitas baterai mobil listrik adalah terlalu sering mengisi ulang daya sampai penuh, atau mencapai 100 persen.
Jika kebiasaan tersebut tidak dihentikan, Anda akan melewati charging cycle maksimum unit baterai kendaraan, sehingga kapasitasnya akan berkurang banyak. 
 
Akibatnya, risiko lebih sering kehabisan daya di tengah jalan dalam waktu yang lebih singkat juga meningkat. Berapakah persentase yang ideal untuk mengisi baterai mobil listrik? Untuk perjalanan jarak dekat maupun yang sedikit lebih jauh, angka 80 hingga 90 persen saja sudah cukup.
 
Jangan Keseringan Fast Charging 
 
Anda perlu mengetahui bahwa metode pengisian ulang yang lebih cepat seperti fast charging dan ultra fast charging mengalirkan arus listrik dengan daya lebih tinggi. Apabila baterai kendaraan terlalu sering menerima aliran listrik bertegangan tinggi, performa selnya akan berkurang.
 
Oleh karena itu, biasakan memilih metode slow charging saat mengisi daya kendaraan Anda. Metode ini membutuhkan waktu yang lebih lama, tetapi Anda dapat melakukannya pada malam hari sebelum tidur. Jadi, Anda dapat langsung berangkat kerja atau jalan-jalan pada pagi hari.
 
Pakai Charger Resmi
 
 
Charger baterai kendaraan listrik yang dibuat pihak ketiga memiliki harga yang lebih murah dibandingkan dengan versi resmi dari pabrik. Meskipun Anda mungkin tergoda untuk menghemat biaya, sebaiknya Anda tetap menggunakan charger asli.
 
Penggunaan perangkat resmi akan mengurangi risiko yang diakibatkan oleh kecacatan pada pompa serta kabel charger, di antaranya mesin korsleting dan bahkan kebakaran. Untuk melindungi diri Anda, hindari perangkat charging yang tidak berasal dari sumber resmi.
 
Kalau sudah tahu tipsnya, kini, Anda tidak perlu ragu untuk membeli mobil listrik lagi karena cara merawat baterainya tidak sulit untuk dilakukan. Semua tips yang sudah disebutkan akan menjaga kondisi baterai mobil listrik tetap prima, sehingga Anda bisa bepergian dengan aman dan nyaman.
 
 
 
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore